UIN RIL dan UIN Banten Gelar Seminar Internasional Transformasi Digital Pengembangan Studi Linguistik Arab

PBA Pacasrjana UIN RIL dan UIN Banten menggelar Seminar Internasional Transformasi Digital Pengembangan Studi Linguistik Bahasa Arab. (foto : ist)

Serang, Warta9.com — Dalam rangka memperingati Hari Bahasa Arab Sedunia (HBAS), Program Penguatan Kompetensi Mahasiswa (PKM) Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) bekerja sama dengan PBA Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan rangkaian kegiatan akademik berupa Seminar Internasional dan Dosen Tamu, pada Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring melalui platform Zoom Meeting, dengan pusat pelaksanaan secara kelembagaan bertempat di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Seminar internasional mengangkat tema “Transformasi Studi Linguistik Bahasa Arab dan Pengajarannya dari Tradisional ke Digital”. Tema ini dipilih sebagai respons akademik atas pesatnya perkembangan teknologi digital yang menuntut perubahan paradigma dalam kajian linguistik dan pembelajaran bahasa Arab, baik pada ranah teoritik maupun praktis. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, mahasiswa pascasarjana, serta pemerhati pendidikan bahasa Arab dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di dalam dan luar negeri.

Seminar menghadirkan dua narasumber kompeten. Prof. Dr. Khalid Ibrahim Al-Namlah, Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Pendidikan Jeddah, menyampaikan urgensi transformasi digital dalam pengembangan studi linguistik Arab kontemporer. Ia menegaskan bahwa integrasi teknologi digital, kecerdasan buatan, dan media pembelajaran mutakhir merupakan keniscayaan untuk menjaga relevansi bahasa Arab sebagai bahasa ilmu, diplomasi, dan peradaban global. Menurutnya, Bahasa Arab tidak lagi diposisikan semata sebagai bahasa klasik dan religius, melainkan juga sebagai bahasa internasional yang berperan dalam sains, ekonomi, dan komunikasi global.

Sementara itu, Dr. Fachrul Ghazi, Lc., MA, dosen Magister PBA Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, memaparkan transformasi pedagogi Bahasa Arab dari pendekatan tradisional menuju pembelajaran berbasis teknologi. Ia menekankan pentingnya integrasi platform digital, media interaktif, dan pembelajaran daring sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, motivasi belajar, serta penguasaan empat keterampilan berbahasa Arab (istima’, kalam, qira’ah, dan kitabah) secara komprehensif.

Selain seminar internasional, kegiatan ini juga diperkuat dengan sesi Dosen Tamu yang disampaikan oleh Dr. Koderi, M.Pd., dosen Magister Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung. Dalam paparannya, Dr. Koderi mengulas secara mendalam landasan filosofis, teologis, dan pedagogis pembelajaran bahasa Arab di Indonesia, serta urgensi pengembangan pembelajaran Bahasa Arab yang kontekstual, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Koderi menegaskan, bahwa Bahasa Arab memiliki dimensi ideologis, kultural, dan global yang tidak terpisahkan dari identitas keislaman dan tradisi intelektual masyarakat Indonesia, sekaligus menjadi medium komunikasi internasional dan transfer ilmu pengetahuan kontemporer. Lebih lanjut, Koderi menjelaskan karakteristik khas bahasa Arab yang meliputi kompleksitas gramatika, kedalaman makna (dilālah), kekayaan kosakata, serta kedudukannya sebagai bahasa Al-Qur’an dan sumber utama ilmu-ilmu keislaman.

Dalam konteks pedagogis, ia menekankan pentingnya penguasaan teori pemerolehan bahasa kedua (Second Language Acquisition), seperti Krashen’s Monitor Model, Interaction Hypothesis, Sociocultural Theory, dan Output Hypothesis, sebagai dasar perancangan pembelajaran Bahasa Arab yang efektif dan berpusat pada peserta didik. Pembelajaran bahasa Arab, menurutnya, harus difasilitasi melalui interaksi bermakna, pemanfaatan teknologi dan media digital, serta pendekatan yang mendorong performa kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa secara seimbang.

Kegiatan seminar dan dosen tamu ini dipandu oleh Dr. Sitti Shalihah, dosen Magister Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, selaku moderator. Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi tanya jawab yang membahas tantangan dan peluang transformasi pembelajaran Bahasa Arab di era digital.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini memberikan kontribusi strategis dalam penguatan kompetensi akademik, pedagogik, dan profesional mahasiswa Magister PBA, sekaligus memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi pembelajaran bahasa Arab yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai teologis dan tradisi keilmuan Islam. (W9-jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses