
Kompetisi tersebut diadakan dalam tingkat nasional kurang lebih 36 peserta dari kampus – kampus baik negeri maupun swasta. Dengan total 3 ronde, dimana ronde pertama atau babak awal yaitu penyisihan dengan mengirimkan proposal ide inovasi kreatif tentang internet of things. Kemudian pengumuman lolos seleksi untuk pembuatan video penjelasan alat yang di upload di chanal youtube technocorner UGM. Lalu dari tahapan itu menghasilkan 10 besar untuk melanjutkan ke final yaitu team FLY HIGH ELECTRO, GO NIC, NEON TECH, TRIO BIU, IOT PCR, KOHID, SAHWAWATA ELEKTRA, MONSTRAN PENS, CARBON SUNNY GO, HARD CYCLONE.
Dengan motivasi yang kuat dari tim Kohid dan pembimbing yaitu Ade Surahman, M.Kom, mahasiswa akhirnya membuahkan hasil menjuari posisi ke tiga. Urutan 1. Institut Pertanian Bogor (IPB). 2. Politeknik Caltex Riau (PCR) dan 3. Univeritas Teknokrat Indonesia (UTI).
Dimana team dari kampus Universitas Udayana (UNUD), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Bina Insani tidak dapat masuk ke pemenang lomba dari kompetisi Techoncorner 2022.
Kaprodi Teknik Komputer Styawati, M.Cs memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap hasil yang sudah di dapat oleh mahasiswa Teknik Komputer Universitas Teknokrat, begitupun pembimbing lomba Ade Surahman, M.Kom mengucapkan selamat kepada mahasiswa dan kepada kaprodi yang selalu memberikan support yang luar biasa untuk perlombaan tersebut. (W9-jam)