Komunitas Brotherfillah Gelar Aksi, Pria Berjenggot dan Wanita Bercadar Bukan Teroris

Bandarlampung, Warta9.com – Puluhan orang yang tergabung dalam Komunitas Brotherfillah Lampung yang beranggotakan wanita bercadar dan pria yang berjenggot menggelar aksi sosial eksperimen dengan tema “Peluk saya jika anda merasa nyaman dengan keberadaan saya”. Kegiatan tersebut digelar di ruang terbuka hijau Lampung Elephant Park, Enggal, Bandarlampung, Minggu, (20/5/2018).

Salah satu anggota yang bernama Khansa menjelaskan, aksi yang digelar oleh komunitas tersebut bertujuan untuk menggugah kepedulian masyarakat. Sebab belakang ini marak aksi terorisme yang dikaitkan dengan pria berjenggot dan wanita bercadar. Menurutnya, dalam Islam mengajarkan selalu berbuat baik kepada sesama manusia, baik itu muslim atau non muslim.

“Kalau terorisme itu bukan orang muslim. Oleh sebab itu jangan termakan isu-isu yang ada diluar sana dengan mengganggap remeh wanita bercadar dan pria yang berjenggot dikaitkan-kaitkan dengan teroris, karena masih banyak masyarakat yang menghargai wanita bercadar dan pria yang berjenggot,” kata dia.

Kemudian, tujuan kegiatan ini untuk menghilangkan stigma dan pandangan terkait banyaknya fitnah yang beredar di kalangan masyarakat terhadap wanita bercadar yang dinilai negatif pasca adanya kejadian terorisme. Sebenarnya tidak ada dalam ajaran agama Islam dan agama apapun tentang terorisme, kami bercadar ini hanya ingin taat kepada Allah SWT.

Ia menambahkan, diadakannya kegiatan ini alhamdulilah kami sedikit lega, semoga masyarakat terbuka bahwa bercadar itu syariat Islam dan tuntutan perintah Allah. Jadi tidak ada sekalipun hubungannya dengan teroris adapun mereka yang memanfatkan cadar untuk terorisme adalah bukan Islam sejati.

Ia bersama rekannya berharap kedepannya masyarakat di Indonesia dan dunia dapat menghargai serta menerapkan syariat atas ketentuan Allah, semoga warga yang terjerumus ke arah terorisme bisa tobat dan dapat teguran dari Allah, kerena apa yang mereka lakukan itu bukan ajaran agama Islam. (W9-jam/ars)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.