REDAKSI

STUDIO & AUDIO VISUAL :

Penanggungjawab STUDIO  : Andreas Natalis Sapto Aji
Presenter Berita : Lusia Friskarini

Desain Grafis : Syahada

STAF REDAKSI :
Yuria Yusela, Jaka Aldiansyah, Bahtiar Ibrahim

BIRO DAERAH LAMPUNG:

Bandarlampung : Jam, Arliyus, Noe, Herman

Lampung Selatan: Mamad Rahmad

Kota Metro : Joko Suroso

Pesawaran : (Dicari)

Pringsewu : Ismanto

Lampung Tengah : Joni Efendi, Bahtiar

Lampung Timur : Joko S

Tanggamus : (Dicari)

Lampung Utara : M. Rozi Ardiansah, Lutfansyah, Fahrizal

Lampung Barat : Irwansyah

Pesisir Barat : Irwansyah, Edison Surya (status cuti/non aktif)

Tulang Bawang Barat :  Joni Efendi

Tulang Bawang : Dirwanto

Way Kanan : Nia Ferda Sari, Andreas Natalis Sapto Aji

Mesuji : Mihsan, M.Agung Pratama

Perwakilan DKI Jakarta : Didi Muryadi

Biro Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi : Abdurrahman D

PERWAKILAN PULAU JAWA

JAWA BARAT:

Biro Kabupaten Indramayu : Heri

JAWA TENGAH

Biro Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Brebes : Achmad Sholeh

JAWA TIMUR & BALI :

Korwil Jawa Timur & Bali : (Robby Yulianto)

Biro Kabupaten Banyuwangi : Denny Gian Prasetyo (Kabiro), Robby, Yoga Yuliarto

Biro Kabupaten Lumajang : Fendik

Biro Kabupaten Situbondo : Robby Y

Biro Kabupaten Bondowoso : Trisna

Biro Kabupaten Malang : Suroso Utomo

Biro Kabupaten Jember : (Rob)

Biro Kota Madya Batu : Suprianto

BALI :

Biro Denpasar Bali : Totok Waluyo (Kabiro), Haris Yulianto

Pemprov Bali : Soni.S Raharjo

Biro Kabupaten Jembrana : Agus Setiawan

Biro Kabupaten Badung : Moh Hadi Efendi

Biro Kabupaten Gianyar : Randi

WILAYAH SUMATRA SELATAN :

Korwil Sumatra Selatan : (ADI)

Kabiro Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) : Adi (Kabiro)

Kabiro Kabupaten Ogan Ilir : (Yudi Gromiko)

Kabiro Kabupaten Ogan Komering Ulu-OKU Timur & OKU Raya : Dody Pebryansyah

Kabiro Muara Enim : Agus Veri Yanto, Ema Hidri Yati

Pemkot Prabumulih : (Dicari)

PROVINSI KEPULAUAN RIAU :

Biro Pemkot Tanjungpinang : Ridwan Efendi Lingga

PROVINSI JAMBI :

Biro Kabupaten Kerinci : Hendri Wijaya

Kota Sungai Penuh : Hendri, Kurniadi, S.Sos

WILAYAH BANGKA BELITUNG :

Korwil Bangka Belitung : (Vani)

Kabiro Pangkal Pinang : (Dicari)

WILAYAH SUMATERA UTARA : (Biro Kepulauan Nias: FATIWANOLO HAREFA, A. Md )

Warta9.com telah Tervesifikasi Administrasi Dewan Pers. Bisa diakses di https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers  Lalu masukan kata kunci Warta9.com di pencarian/ Search

Seluruh kerabat kerja Warta9.com dalam melaksanakan tugasnya harus tunduk dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, serta dibekali Kartu Tanda Pengenal (ID Card) / Surat Tugas resmi dan terdafar di Box Redaksi, dan dilarang menerima dan meminta dalam bentuk apapun sebagai imbalan dari tugasnya, ataupun sesuatu yang bertentangan dengan aturan dan Hukum yang berlaku.

Redaksi : Jl. Teladan No.26 Kota Gapura, Kotabumi Lampung Utara, Lampung.
SUB Redaksi/Pemasaran : Jl. Wartawan, Gg. Setia No. 34, Gunung Sulah, Bandarlampung.
Tlp/WA. 081272011101-08117227633. Email: redaksiwarta9@gmail.com – luk7man@gmail.com

Perwakilan Jatim & Bali : Jalan Ikan Gurami No. 45, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Tlp/WA +62 823-3552-246

PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER:
Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.

Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

a. Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.

b. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.

2. Verifikasi dan keberimbangan berita

a.Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.

b.Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.

c.Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:

1) Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;

2) Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;

3) Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;

4) Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.

d. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.

3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)

a. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.

b. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.

c. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:

1) Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;

2) Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;

3) Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.

d. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).

e. Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.

f. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.

g. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).

h. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).

4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab

a. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.

b. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.

c. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.

d. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:

1) Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;

2) Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;

3) Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.

e. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).

5. Pencabutan Berita

a. Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.

b. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.

d. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.

6. Iklan

a. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.

b. Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan ‘advertorial’, ‘iklan’, ‘ads’, ‘sponsored’, atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.

7. Hak Cipta

Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

8. Pencantuman Pedoman

Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.

9. Sengketa

Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.