Kurang Diperhatikan Pemkot Bandarlampung, Warga Sumurbatu Perindah Gapura Taman Hutan Kera

Bandarlampung, Warta9.com – Masyarakat RT 10 Kelurahan Sumurbatu Kecamatan Telukbetung Utara Bandarlampung, melakukan gotong-royong memperindah gapura pintu masuk Taman Wisata Hutan Kera Tirtosari.

Masyarakat turun tangan memperindah gapura ini, karena selama ini gapura hutan kera jauh dari perhatian Pemkot Bandarlampung.

Karena itu, warga secara swadaya bergotong-royong memperindah gerbang Kawasan Hutan Kera Tirtosari, Telukbetung Utara yang menjadi salah satu tempat wisata di samping Hotel Hartono ini.

Hutan Kera baru popular pada akhir 90-an, kini sekitar 300-an kera jenis ekor panjang mendiami kawasan Hutan di tengah Kota Bandarlampung.

Populasi kera di kawasan hutan ini bermula, ketika warga sekitar bernama pak Bagio tak sengaja melepaskan kera peliharaannya ketengah hutan. Tak lama berselang, kera yang di lepaskan justru berkembang biak. Menghuni kawasan hutan, tepat di area warga kerap mengambil air dari mata air alami.

Kembangbiak kera ekor panjang di kawasan hutan, mendatangkan permasalahan tersendiri. Luas hutan yang terbatas, tidak menyediakan cukup makanan bagi kera. Sehingga  sebagian dari kera keluar kawasan hutan dan mencari sumber makanan.

Lahan penduduk yang ada di sekitar hutan bahkan di halaman hotel Hartono para kera berkeliaran. Hingga tak jarang kera-kera yang liar mendapat perlakukan kasar dari para warga.

Pemerintah Kota Bandarlampung sebagai pemilik tanah, melalui Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung lantas memberikan bantuan.

Berupa bahan makanan dan beberapa perlengkapan penunjang lainnya, melalui pengurus kelompok Sadar Wisata kawasan Taman Hutan Kera yang telah dibentuk.

Kawasan Hutan Kera juga menyimpan salah satu goa peninggalan masa penjajahan Jepang. Goa tak bertuan ini di tutup warga sekitar, untuk menghindari pengunjung yang iseng. (W9-jam)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.