Dapenbun Soaialisasi Pengelolaan Dana Pensiun kepada Pegawai PTPN VII

Bandarlampung, Warta9.com – Pegawai dan karyawan PTPN VII mendapat penjelasan program Dana Pensiunan Perkebunan (Dapenbun). Dapenbun Pusat mengadakan sosialisasi peserta aktif Dapenbun yang akan memasuki pensiun 2018-2019, Kamis (22/11/2018).

Kegiatan yang dipusatkan di ruang rapat lantai I kantor Direksi PTPN VII dihadiri Direktur Utama VII Hanugroho, Direktur Operasional Dapenbun Didik Purwana, Pengurus P3RI Cabang PTPN VII, perwakilan Bank BTPN dan karyawan PTPN VII.

“Sosialisasi ini penting karena kami sebagai pengelola Dapenbun perlu menyampaikan apa saja program yang dikelola dan bagaimana hak-hak bapak-ibu pada saat memasuki pensiun,” jelas Direktur Operasional Dapenbun Didik Purwana.

Pada acara sosialisasi ini disampaikan juga pemaparan dari organisasi pensiun P3RI sebagai wadah keanggotaan warga perkebunan pada saat pensiun,
menyampaikan apa itu organisasi, fungsi dan hak dan kewajiban sebagai anggota P3RI.

Sebagai informasi terakhir, tambah Didik, baru saja dilakukan pengesahan perubahan PhDP (Penghasilan Dasar Pensiun) oleh Dapenbun setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham untuk PTPN tertentu.

Perubahan PhDP bisa dilakukan untuk PTPN yang mempunyai funding level di atas 100% dan mampu memenuhi iuran tambahan.

Selain itu, saat ini sedang dilakukan proses pengalihan Dewan Pendiri Dapenbun yang saat ini PTPN X, ke PTPN III (persero) karena posisi PTPN III selaku induk holding PTPN.

Sementara itu, Direktur Utama PTPN VII Hanugroho yang juga Dewan Pembina Dapenbun mengatakan, adanya Dapenbun ini sangat bermanfaat bagi para pensiunan PTPN VII.

Dari hasil monotoring sejak November 2016, perjalanan Dapenbun sampai sekarang masih relatif baik. Hanya saja, sekarang ini yang menjadi isue yakni adanya tambahan iuran yang angkanya cukup besar karena target pendapatan Dapenbun.

Saat ini, dari 14 PTPN yang memiliki funding level (rasio kecukupan dana) di Dapenbun yakni PTPN III, IV, V, VI, X, dan XI, dan PTPN lain rasionya masih di bawah 100% karena masih kesulitan keuangan.

“Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat membuka wawasan dan mengetahui adanya perubahan yang ada di luar atau otoritas jasa keuangan,” kata Oho, panggilan akrab Hanugroho.

Pada kesempatan itu, Oho meminta kepada pegawai PTPN VII yang mewakili Distrik, Kantor Perwakilan dan Unit dapat menyampaikan hasil sosialisasi ini kepada rekan-rekan yang berada ditempat kerja masing-masing. (W9-jam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.