oleh

Mahasiswa Universitas Teknokrat Diterima Magang di PTPN VI Jambi

Dua mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Ericha Syaji Apriyani dan Setio Anggit Febri Setiono, lolos magang di PTPN VI Jambi. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Lagi dua mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, perguruan tinggi swasta terbaik di Sumbagsel, diterima magang di BUMN.

Sesuai hasil Macth ap Forum Human Capital Indonesia (FHCI) BUMN tentang program magang mahasiswa bersertifikat Bacth 2 tahun 2021. Dua mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Prodi Manajemen dan Teknologi Informasi Ericha Syaji Apriyani dan Setio Anggit Febri Setiono, lolos magang di PTPN VI Jambi.

Ericha mengaku sangat senang bisa diterima magang di BUMN. “Alhamdulilah dengan adanya Program Mahasiswa Magang Bersertifikat (PMMB) dari Universitas Teknokrat Indonesia saya bisa diberikan kesempatan untuk magang di PTPN VI di Kota Jambi,” ujar Ericha, Kamis (2/9/2021).

Ia melanjutkan, PMMB merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa karena bisa menambah wawasan dan pengalaman. “Menurut saya ini kesempatan yang sangat bagus karena bisa menambah wawasan, pengalaman buat saya dan mengasah kemampuan yang saya miliki, yang saya dapatkan selama saya belajar di Universitas Teknokrat,” ujar Ericha.

Diterimanya Ericha dalam PMMB tidak lepas dari peran dosen. Karena itu, ia mengucapkan terima kasih juga untuk semua dosen-dosen yang sudah membimbing dirinya sampai dia diterima dalam program ini. Ericha akan melaksanakan program ini selama enam bulan.

Ditanya proses diterimanya program magang, Ericha menceritakan, ia daftar PMMB dua kali untuk yang batch 1. Ada sekitar 90 orang yang mendaftar. Sayangnya Ericha belum berhasil. Dia tidak putus asa dan kembali mencoba
mendaftar di Bacth 2 dengan peserta pandaftar sekitar 30 orang. “Alhamdulilah saya lolos di batch 2 ini,” ujar Ericha.

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia merupakan PTS di Lampung paling banyak diterima Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kemendikbudristek.

Banyaknya mahasiswa peserta Program MSIB ini menunjukkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia ini mendapat kepercayaan dari pemerintah dalam hal ini Kemendikbudristek.

Program MSIB ini merupakan salah satu program unggulan Mendikbudristek RI Nadiem Anwar Makarim. Sejak dibukanya program MSIB pada 10 Juni – 15 Juli 2021, sebanyak 104.656 mahasiswa mendaftar program MSIB Kampus Merdeka.

Setelah melalui proses seleksi, diskusi, dan konsolidasi antara mitra dengan prodi perguruan tinggi, tercatat sebanyak 13.272 mahasiswa dari 555 perguruan tinggi yang dinyatakan siap dan diterima dalam program MSIB Kampus Merdeka.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, mengatakan, mahasiswa Universitas Teknokrat peserta MSIB sebanyak 18 orang. Jumlah ini, paling banyak di tingkat PTS di Provinsi Lampung. Sebab, di sejumlah PTS mahasiswa yang diterima program MSIB 8 orang bahkan ada yang cuma satu orang.

“Alhamdulillah mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia yang menjadi peserta program MSIB paling banyak untuk PTS di Provinsi Lampung. Ini merupakan kepercayaan dari Pemerintah terhadap kampus kita,” ujar Mahathir.

Lebih lanjut Mahathir mengatakan, program ini diharapkan berdampak bagi masa depan mahasiswa peserta dan berdampak untuk pencapaian IKU 1 dan IKU 2 Perguruan Tinggi. Karena itu, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan aktif dalam berbagai kegiatan agar mahasiswa mempunyai bekal untuk terjun di tengah-tengah masyarakat. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed