oleh

Mahathir Muhammad Buka Workshop Dosen Universitas Teknokrat Gerakan Mengajar Kolaboratif Insan Pendidik Provinsi Lampung

Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Mahathir Muhammad menyampaikan sambutan kegiatan Workshop Gerakan Mengajar Kolaboratif Insan Pendidik Provinsi Lampung. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, mewakili Rektor Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, membuka Workshop Implementasi Pembelajaran Kolabiratif pada Pendidikan Tinggi Gerakan Mengajar Kolaboratif Insan Pendidik Provinsi Lampung.

Workshop yang diikuti Ketua Prodi, dosen dan dosen pembimbing gerakan kampus mengajar Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) berlangsung di Hotel Horison Bandarlampung selama dua hari, Kamis-Jumat (19-20/8/2021). Turut mendampingi Mahathir Muhammad, Ketua Pelaksana Achmad Yudi Wahyudin, MPd, Dekan FSIP Akhyar Rido, MA, Ph.D.

Dalam kesempatan ini, Mahathir Muhammad mengatakan, Hibah Gerakan Nasional Revolusi Mental merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) yang dipimpin kepengurusannya pada era Prof. Dr. Arif Satria dan Pak Dr. Nasrullah Yusuf, SE., MBA.

Mahathir mengatakan, Program Hibah ini diharapkan dapat membantu Pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan Revolusi Mental yang bercirikan integritas, etos kerja, dan gotong royong pada seluruh elemen Pendidikan di Indonesia.

Wokrshop Integrasi Pembelajaran Kolaboratif ini harus juga mendukung Institusi Universitas Teknokrat Indonesia dalam meningkatkan mutu pendidikannya serta menunjang program kerja Rektor yaitu peningkatan poin akreditasi dan klasterisasi

Universitas Teknokrat Indonesia lanjut Mahathir, dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan kompetensi dosen di Universitas Teknokrat Indonesia dalam hal pendidikan dan dapat dicatat sebagai Poin Pengembangan diri dalam jenjang Kepangkatan Akademik Dosen.

Mahathir juga berharap dosen-dosen juga terus produktif tidak hanya dalam pendidikan dan terutama juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian dosen di Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan dapat menghasilkan luaran Publikasi Scopus

Sedangkan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), terutama Program Sekolah Binaan akan terus didukung dan menjadi keunggulan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan. “Kami berharap dosen dan seluruh Tim Panitia dapat menjaga Protokol Kesehatan dan semangat dalam mengikuti rangkaian kegiatan ini,” harap Mahathir. (W9-jam)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed