Aklamasi, Don Pecci Ketua Futsal Lampung

 

Edi Purwanto alias Don Pecci nomor tiga dari kiri bersama pengurus AFP, usai terpilih sebagai Ketua AFP Lampung. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Wartawan olahraga senior, Edi Purwanto yang akrab disapa Don Pecci ini, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Lampung periode 2023-2027. Don Peci terpilih pada Kongres Luar Biasa AFP Lampung, Sabtu (16/12/2023), di Gedung Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung.

Kongres yang diikuti 23 voters AFP terdiri dari 15 Asosiasi Futsal Kabupaten/Kota, serta 9 klub anggota dengan surat dukungan kepada calon ketua AFP.

Kongres yang dipimpin Ikhsan Tito, juga dihadiri utusan Asprov PSSI Lampung dan KONI Provinsi Lampung berjalan lancar dan kondusif.

Secara aklamasi peserta menetapkan Edi Purwanto sebagai ketua AFP periode 2023-2027, diharapkan dalam waktu 30 hari kerja bisa menyusun kepengurusannya sekaligus memproses lebih lanjut ke Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) di Jakarta.

Prestasi PON
Reza Mahesa, Jetua AFP sebelumnya menegaskan bahwa terpilihnya Edi Purwanto sebagai ketua baru ini adalah sebagai representasi dari keinginan seluruh insan futsal Lampung yang sangat ingin cabang olahraga Futsal berprestasi di PON XXI Aceh-Sumut tahun depan.

“Kami berharap futsal ini bersatu dan secara penuh saling mendukung. Meskipun ada perbedaan pandangan haruslah dijadikan sebagai kekayaan pandangan yang menguatkan tim. Kedepan saya berharap tim PON ini terus didukung dengan berbagai cara untuk bisa berprstasi di PON nanti,” katanya.

Reza mengatakan, bahwa selama kepengurusan sebelumnya, Edi Purwanto atau lebih familier dipanggil Don Pecci memang sangat aktif bergerak bersama futsal dan memberikan banyak masukan berharga kepada organisasi.

“Saya berterima kasih kepada semua teman-teman yang memberikan dukungan kepada pak Don sebagai ketua AFP untuk melanjutkan mengorganisir futsal di Lampung. Ini sebuah cerminan kebersatuan kita. Semoga bisa tercapai dengan baik,” kata Reza.

Sementara wakil dari PSSI Lampung, Djeni Sutisna mengatakan, bahwa Futsal baru saja membuka sejarah baru dengan lolos ke PON XXI. “Sejarah baru bagi futsal Lampung lolos PON. Dan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Waktu empat tahun sekali itu sulit untuk mencapai hal yang sama. Karena sudah lolos, mari kita dukung dan doakan kita bisa meraih medali emas di PON nanti,” ungkap Djeni.

Regenerasi
Sementara itu Don Pecci selaku nahkoda baru di AFP mempresentasikan program yang akan dilakukannya kedepan adalah tim PON yang sudah lolos, fokus mempersiapkannya untuk berprestasi di PON XXI 2024.

Selain itu dia juga menegaskan tentang rencana yang massif untuk regenerasi pemain dan kembali membentuk tim pra PON 2028. “Tim PON sudah siap. Dan ini yang menjadi pekerjaan terdekat dan fokus. Kalau mas Reza sudah mengantarkan tim futsal ini ke PON, maka saya dan kawan-kawan penerusnya akan melanjutkannya dengan meraih medali di PON. Insya Allah. Mari kita lakukan bersama-sama. Dan tentu kami berterima kasih dengan KONI Lampung yang sudah memberikan perencanaan bantuan untuk tim futsal Lampung dalam persiapan ini. Seperti kemauan teman-teman semua, target kami pasti medali emas lah,” ujar Don.

Kesempatan itu bertambah terbuka. Menurut Don Pecci, dengan tidak lolosnya Jawa Barat dan Papua sebagai kekuatan tim futsal yang selama ini sangat dominan, memberikan kesan bahwa semua tim punya kesempatan yang sama untuk meraih medali emas itu.

“Tim-tim langganan PON dan tim juara bisa bertumbangan dalam perjalanan ke PON. Nah ini artinya, kita tidak perlu takut dengan tim manapun. Dalam tim kelompok umur seperti ini fluktuasi kekuatan itu akan terus terjadi. Saya sampaikan kepada coach dan semua pemain, bahwa semua bisa terjadi kalau Allah Subhanahu Wataala menghendaki dan meridhloi maka jadilah. Kita hanya wajib berusaha semaksimal mungkin dan berdo’a. Selebihnya serahkan kepada Allah hasilnya,” katanya.

Usai kongres ini akan segera disusun komposisi pengurus AFP periode 2023-2027 untuk diserahkan kepada PSSI dan FFI. (W9-man)

banner 400x130

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.