Cegah Inflasi, Pemkab Tubaba Gelontorkan 10 Ton Beras

Pelaksanaan prosesi operasi pasar Pemkab Tubaba. (foto : ist)

Panaragan, Warta9.com – Pemkab Tulangbawang Barat, Lampung, terus melakukan operasi pasar lantaran harga beberapa kebutuhan bahan pokok naik belakangan ini, terutama beras.

Giliran Tiyuh (desa) Tunas Jaya Kecamatan Gunung Agung menjadi sasaran operasi oleh Pemkab bekerjasama dengan Bulog. Tepatnya di Pasar Tradisional tiyuh setempat, Rabu (15/08/2023).

Bacaan Lainnya

Operasi pasar yang dilakukan Pemkab Tubaba telah menyasar 9 Kecamatan. Operasi pasar ini diadakan guna pengendalian dan menjaga stabilitas harga dengan cara menjual kebutuhan pokok murah ke masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah ingin
membantu masyarakat dengan menjual
kebutuhan pokok murah. Hal ini menguntungkan masyarakat di tengah harga beras di pasaran yang tengah meroket.

“Kita (Pemkab Tubaba) melalui Tim
Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bertujuan
untuk stabilisasi. TPID yang bekerjasama
dengan Bulog hari ini membawa sepuluh
ton beras dengan harapan bisa menekan
lajunya inflasi dan pengendalian dari
beberapa komoditas yang mengalami
kenaikan harga, terutama beras,” ujar Suwardi, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Tubaba.

Staf Ahli Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik Untung Budiono pun berujar, kegiatan ini menyediakan tiga bahan pokok pangan.

“Bahan pokok pangan yang kita bawa hari ini yaitu beras 10 ton dengan kemasan 50 kilogram, harga 44 ribu per karung-nya.
Tepung terigu 300 kilogram dengan harga
12 ribu lima ratus per kilogram-nya,
kemudian gula putih 300 kilogram dengan
harga perkilo-nya 12 ribu lima ratus,” sebut
Staf Ahli Bupati Untung Budiono.

Melalui kegiatan ini, lanjut Staf Ahli
Bupati, secara bertahap dapat menekan
harga kebutuhan pokok agar tidak mengalami kenaikan yang bisa memicu terjadi inflasi di Kabupaten Tubaba. (W9-Nan)

banner 400x130

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.