Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Serahkan Alat Pembangkit Listrik ke Kepala Pekon Way Kerap Tanggamus

 

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat menyerahkan Alat Pembangkit Listrik ke Kepala Pekon Way Kerap Tanggamus. (foto : ist)

Tanggamus, Warta9.com – Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) melakukan serah terima alat Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan optimasi debit air untuk meningkatkan kinerja PLTMH.

Adila, Ktua tim mengatakan alat PLTMH diserahkan kepada Kepala Pekon Way Kerap Kecamatan Semaka, Tanggamus Matzurani. A. Lumbu tanggal 6 Februari 2024.

Alat PLTMH yang diserahkan itu merupakan alat yang diciptakan oleh Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia.

Sebelum alat PLTMH diciptakan mahasiswa telah diskusi bersama warga dan melakukan riset. “Saya dan teman-teman berharap alat PLTMH dapat memberikan kontribusi positif terhadap pasokan listrik sekaligus sebagai solusi ramah lingkungan di Pekon Way Kerap Kecamatan Semaka,” kata Adila dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/2/2024).

Ketua Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Qadhli Jafar Adian, MIT mengatakan, alat PLTMH merupakan hasil dari mata kuliah Outcome Based Education (OBE) yang diikuti oleh 16 mahasiswa kelas Elektro21.

“Saya turut bangga terhadap dedikasi dan kerja keras mahasiswa dalam menghadirkan solusi energi terbarukan,” kata Qadhli.

Selain itu ini juga merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dari mata pembangkit tenaga listrik yang diampu Novia Utami Putri, M.T dan instrumen sistem kendali yang diampu Elka Pranita, MT.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM mengimbau agar mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia terus berinovasi mencipatakan alat-alat yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Pekon Way Kerap Matzurani. A. Lumbu mengapresiasi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia yang sudah menciptakan alat PLTMH.

PLTMH menjadi solusi untuk mengatasi tantangan menghasilkan energi yang ramah lingkungan bagi desa kami,” ujar Lumbu. (W9-jm)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.