Warta9.com

Wahana Informasi & Bisnis Anda

Ambil Paket Ganja 4,062 Kg, Juru Parkir Warga Pringsewu Dihukum 12 Tahun Penjara

Terdakwa narkoba Mei Seven saat ditangkap oleh BNNP Lampung Juli lalu. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Terdakwa kasus narkoba Mei Seven Akhiryadi (35), juru parkir warga Desa Rejosari Kecamatan Pringsewu, divonis selama 12 tahun penjara oleh Majelis Hakim Surono, SH, dalam sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (13/1/2021).

Terdakwa Mei Seven pada 3 Juli 2019, diamankan anggota BNNP Lampung saat mengambil paket di salah satu ekspedisi di Pringsewu yang ternyata berisi daun ganja kering.

Ketua Majelis Hakim Surono menyampaikan sebelum melakukan putusan pihaknya menentukan sejumlah pertimbangan. “Adapun hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa menghambat program pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan narkotika,” ujar Surono dalam persidangan secara telekonfrensi di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (13/1/2021).

Hakim Surono mengatakan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. “Perbuatan terdakwa juga merusak generasi masa depan,” imbuhnya.

Sementara hal yang meringankan, kata Surono, terdakwa mengakui terus terang atas perbuatannya. “Terdakwa juga bersikap sopan dalam persidangan,” tandasnya.

Dalam persidangan yang digelar secara telekonfrensi, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang menyatakan terdakwa Mei Seven terbukti bersalah melakukan tindak pidana menerima atau menyerahkan narkotika golongan I lebih sebanyak empat kilogram lebih.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor : 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. “Menjatuhkan pidana penjara selama dua belas tahun,” seru Ketua Majelis Hakim Surono.

Tak hanya mengganjar hukuman penjara, Surono juga menjatuhkan pidana denda terhadap Mei Seven dengan denda Rp 1 miliar. “Dengan ketentuan jika tidak dibayarkan digantikan dengan hukuman kurungan selama empat bulan,” tandasnya. (W9-ars)

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.