Peringati 10 Muharram, Warga Desa Dukuhturi Santuni 55 Anak Yatim Piatu

Tegal, Warta9.com – Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1442 H dan memperingati hari Asyura, warga Desa Dukuhturi, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal menyantuni 55 anak yatim piatu, di Masjid Jami Attaqwa dan Masjid Jami Al Huda, Sabtu (29/8).

Kegiatan di mulai dari Masjid Jami Attaqwa Rt 02 Rw 01 Desa Dukuhturi Kecamatan Dikuhturi. Kemudian peserta santunan di arak menuju Masjid Jami Al Huda yang berjarak 1 kilometer.

Berbagilah dengan sesama tanpa mengharapkan apapun, kebahagiaan tidak akan pernah habis karena berbagi, ketauhilah kebahagiaan akan bertambah dengan kita berbagi. Kegiatan ini merupakan acara rutin tahunan warga Desa Dukuhturi Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal yang kita laksanakan tiada lain supaya tetap menjaga silaturahim,” kata Ustadz H. Moh Sobirin, M,Pdi dalam tausiahnya.

Dia mengucapkan syukur masih diberikan nikmat kesehatan umur panjang. Sehingga bisa berkumpul di bulan yang mulia dan di hari yang mulia ini. Sabda Rosulullah SAW Sebaik-baiknya tempat adalah Masjid.

“Sesuai hadis Nabi Muhammad yang menganjurkan berpuasa selama tiga hari tanggal 9, 10, dan 11 Muharram atau Syura, kita disuruh untuk berpuasa,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, anjuran di hari Asyura terutama pada hari kesepuluh juga umat Islam dianjurkan untuk menyantuni anak-anak yatim piatu. Karena, siapa yang mengusapkan tangannya pada kepala anak yatim di hari Asyura (tanggal 10 Muharram), maka Allah akan mengangkat derajatnya, dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat.

“Itu menjadi dasar kami melaksanakan santunan yatim piatu dan fakir miskin tiap 10 Asyura,” jelas Ustad Sobirin.

Mudah-mudahan acara ini bisa menyenangkan hati adik-adik kita, dan mudah-mudah untuk tahun kedepannya kegiatan santunan ini bisa makin meriah,imbuh Ustadz Sobirin.

Sementara itu salah satu pengunjung sekaligus dermawati Hj. Roisah, warga Desa Dukuhturi Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal mengatakan dirinya sangat senang dan bangga bisa berbagi dengan anak yatim piatu ini.

Dirinya selalu mengikuti kegiatan ini setiap tahun sekali untuk berbagi dengan anak yatim maupun kaum dhuafa.

“Bersedekah pada dasarnya tak akan membuat kita miskin, malah bisa jadi ada banyak keberkahan dan keajaiban jika kita bersedekah. Bersedekah pun bisa menjadi bentuk syukur kita pada sang pemberi rezeki kehidupan, jangan pernah takut jatuh miskin karena bersedekah,” imbuhnya. (W9-Sho)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.