oleh

PWI Lampung Usulkan Museum Pers Dibangun di Tubaba

Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Iskandar Zulkarnain. (Dok/PWI)

Bandar Lampung, Warta9.com – Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Iskandar Zulkarnain mengusulkan berdirinya museum pers di kabupaten Tulangbawang Barat.

Hal itu dicetuskannya di sela Konferensi Kerja PWI cabang Lampung, Sabtu (19/9/2021).

Iskandar mengatakan berdirinya museum pers tersebut dipandang perlu mengingat PWI provinsi Lampung telah banyak mengukir sejarah.

Dari awal hingga saat ini PWI Lampung memiliki banyak sejarah dalam perjalanan dunia jurnalistik, selain pernah melaksanakan kongres dan porwanas, juga berperan aktif terhadap pembangunan di Lampung.

Selain itu, Lampung juga memiliki tokoh yang sangat peduli dengan dunia pers. Dia adalah Prof Bagir Kanan yang dulu pernah menjadi Ketua Dewan Pers.

Prof Bagir Manan adalah putra asli Lampung asli Panaragan Tulangbawang Barat.

“Atas dasar itu, atas nama Dewan Kehormatan saya  mengusulkan Tubaba menjadi kabupaten cikal bakal berdirinya museum pers di Lampung,” ujar wartawan senior yang Pemimpin Redaksi Lampung Post itu.

Iskandar menjelaskan nantinya museum pers tersebut dapat digunakan untuk menyimpan sejumlah peralatan yang dulunya sering digunakan para wartawan di Lampung dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Seperti kamera, mesin tik, sepeda, foto-foto, lebaran surat kabar dan perlengkapan dan peninggalan lainnya yang identik dengan dunia jurnalistik.

“Nantinya museum pers ini dapat diresmikan oleh Prof Bagir Manan dan pemda dapat menyiapkan lahan juga gedung untuk sama-sama menyimpan sejarah tersebut,” jelasnya.

Kita juga melihat pak Bupati nya sangat antusias dia senang dengan karya seni dan karya yang menginspirasi.

“Karena itu lah kita mengusulkan berdirinya museum pers di kabupaten Tulangbawang Barat,” ucapnya.

Dia juga mengatakan di pengurusan akan datang bisa beraudensi silaturahmi ke pak bupati  juga nanti akan di laporkan juga kepada pak gubernur sebagai mitra PWI provinsi supaya kita menggagas museum itu karena Lampung sangat banyak menyimpan sejarah-sejarah.

Tentu nanti kedepannya  kita juga minta kepada penerbitan-penerbitan Lampung Post, Radar, Tribun, Tamtama, Lampung Ekspres, Kupas Tuntas, Koridor,  Krakatau bisa menyumbangkan satu halaman depan untuk di museum tersebut.

“Sehingga orang akan masuk di gedung itu..oo ternyata Lampung itu banyak menyimpan sejarah pers masa lalu,” terangnya.

Karena pers itu pilar keempat demokrasi, tentu kita mengajak mitra kerja, sama halnya museum PWI yang berada di Solo secara nasiona.

“Tentu kedepannya anggarannya kita minta ke pemerintah baik itu pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten.Termasuk Kemungkinan besar nanti semua pemerintah kabupaten kota di Lampung dapat menyumbang untuk berdirinya museum pers di Lampung,” pungkasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed