oleh

Kopi Luwak Lampung Barat akan Dipamerkan di Pra Penas Petani Nelayan di Maros Sulsel

Rapat persiapan peserta Provinsi Lampung dalam Pra Penas di Maros Sulsel. (foto : Ari)

Bandarlampung, Warta9.com – Provinsi Lampung akan membawa Kopi Luwak Lampung Barat dalam dalam kegiatan Pra Pekan Nasional (Pra Penas) Petani Nelayan 2022, yang akan berlangsung di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 25-27 Juni 2022.

Dalam Rapat Evaluasi dan Pemantapan Persiapan Prapenas Maros Sulawesi Selatan, di aula UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Holtikultura Dinas KPTPH Provinsi Lampung, Rabu (22/6/2022), beberapa komoditi pertanian Lampung akan dipamerkan dalam Prapenas Petani Nelayan di Maros. Terutama kopi Luwak asal Lampung Barat, akan dipamerkan dari hasil produksi dan proses sedu. Selain itu, ada beberapa komoditi Lampung lainnya akan dibawa ke Prapenas.

Dalam Rapat pemantapan yang dipimpin oleh Halimah Sakdiyah Kepala UPTD Pelatihan dan Penyuluhan, Ketua Panitia Prapenas Ir. Khairul Amri (Penyuluh Pertanian Madya), dihadiri Sekretaris KTNA Provinsi Lampung Jiwa Shofari, disampaikan Provinsi Lampung akan memberangkatkan 52 orang ke Pra Penas Maros Sulsel. Peserta terdiri, peserta utama 28 orang peserta pendamping 24 orang peninjau. Peserta dari pengurus KTNA Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota serta pendamping dari dinas.

Tim penanggungjawab pameran akan berangkat lebih awal, Kamis 23 Juni dan peserta lainnya pada Jumat 24 Juni. Ketua KTNA Provinsi Lampung Hanan A Rozak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung juga akan mengikuti Prapenas Petani Nelayan di Maros.

Prapenas di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan mengambil Tema “Memantapkan Penguatan Komoditi Lokal untuk Kemandirian Pangan”.

Tim Pra Penas Petani Nelayan Provinsi Lampung akan mengikuti sejumlah kegiatan, dimulai dari rembug Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional dan rembug profesional penyuluh pertanian.

Setelah Rembug Utama, dilanjutkan dengan Temu Wicara dengan Menteri Pertanian dan Pejabat Eselon I Kementan. Lalu ada pameran dan promosi.

Kemudian ada juga Temu usaha agribisnis, studi banding, temu profesi Ikatan Keluarga Alumni Magang Jepang (IKAMAJA), Pusat Pelatihan Pertanian dan pedesaan swadaya, (P4S), Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPM/DPA), PERHIPTANI, PPPSI (Perkumpulan Penyuluh Pertanian Swadaya Indonesia). (W9-jam)

 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.