oleh

Riana Sari Arinal Bangga dengan Smart Village, Manfaatkan Kemajuan Teknologi Terintegrasi Tingkat Desa untuk Pembinaan

Riana Sari Arinal didampingi Bupati Lamtim Dawam Raharjo dan Ketua PK Lamtim Yus Bariah saat mengunjungi Desa Smart Village Tegal Yoso. (foto : Ari) 

Lampung Timur, Warta9.com – Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal bangga dengan adanya Smart Village di Lampung khususnya Kabupaten Lampung Timur. Karena dari Smart Village itu data-datanya sangat lengkap harus dimanfaatkan untuk pembinaan

Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Senin (18/10/2021), Riana Sari mengunjungi salah satu Desa Smart Village Provinsi Lampung yaitu Desa Tegal Yoso Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Desa ini masuk dalam nominasi 10 Desa Terbaik Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Nasional.

Riana Sari didampingi Bupati Lamtim HM. Dawam Raharjo, Ketua TP PKK Kabupaten Lamtim Hj. Yus Bariah Dawam dan Wakil Bupati Azwar Hadi serta Wakil Ketua PKK Lamtim Hj. Huzaimah Azwar, melihat langsung sistem teknologi informasi di Kantor Desa Tegal Yoso.

Riana Sari menilai data-data yang tersaji di Smar Village sangat canggih. Dimana segala data yang ada di Lampung ada.

Termasuk Ketua Pokja nya ketua tim penggerak PKK di desa ini maupun anggotanya itu ada semua datanya. Kemudian ibu-ibu juga yang mempunyai balita sudah terdata semua.

Karena itu, Riana Sari Arinal beharap ke depannya bahwa pembangunan di Indonesia khususnya di Lampung harus maju. Membuat Indonesia maju semua mulai dari Desa. “Kita tahu Bapak Presiden sangat mengharapkan sekali bahwa pembangunan dimulai dari pinggir atau istilah Desa. Dana desa yang ada sekarang kalau menurut saya sudah sangat mencukupi. Ya mudah-mudahan amanah yang diberikan kepada Kepala desanya ini benar-benar terlaksana dengan benar dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat,” ujar Riana Sari.

Riana Sari Arinal melihat data Smart Village di Desa Tegal Yoso. (foto : Ari)

Karena menurut istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini, pembangunan suatu kota itu dimulai dari desa. Bila desa makmur sejahtera otomatis kabupaten-kabupaten semua bagus sehingga provinsinya pun akan bagus. “Oleh karenanya, kita harus gunakan kesempatan ini dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang terintegrasi dari tingkat desa, hingga tingkat Provinsi ini untuk pembinaan. Ya kemudahan-kemudahannya begitu data yang tersaji secara lengkap dengan baik untuk pembinaan maupun misalnya ada data-data anak-anak yang putus sekolah anak-anak yang terdapat orang tuanya kalau sudah ada datanya bagus dan lengkap seperti ini insya Allah bantuan bantuan akan ada,” ujar Riana Sari.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD dan Transmigrasi Provinsi Lampung Dr. Zaidirina, MSi, yang turut mendampingi Kunker Ibu Gubernur Lampung mengatakan, jumlah Smart Village di Provinsi Lampung sudah mencapai 1060 desa.

Zaidirina mengatakan, program Smart Village Provinsi Lampung merupakan program desa cerdas berbasis digital melalui gerakan kesadaran sosial masyarakat di desa dan melibatkan seluruh stakeholder dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang terintegrasi dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan provinsi. Program smart village bertujuan mendorong dan juga mewujudkan optimalisasi potensi desa di Provinsi Lampung agar menjadi salah satu kekuatan sosial ekonomi di Indonesia. Program Smart Village juga merupakan perwujudan atas janji kerja nomor 30 dari 33 janji kerja Gubernur Lampung. (W9-jam)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed