Pencekalan Wakil Ketua DPR Terkait Dugaan Korupsi DAK Kabupaten Kebumen

Jakarta, Warta9.com – Wakil Ketua DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan dicekal atau dicegah bepergian ke luar negeri oleh KPK.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, melalui keterangan tertulis, Senin (29/10/2018), menjelaskan, Taufik dicekal terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi DAK Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Nama Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini disebut dalam persidangan tindak pidana korupsi pada 2 Juli lalu. Terdakwa mantan Bupati Kebumen, Yahya Fuad, mengaku pernah bertemu dengan Taufik untuk membahas DAK Kabupaten Kebumen.

Pertemuan itu terjadi di Semarang dan Jakarta. Bupati Yahya menjelaskan, ada kewajiban 5 persen yang harus diberikan jika DAK sebesar Rp 100 miliar itu cair. Uang fee diberikan dua kali melalui orang yang diduga suruhan Taufik di Semarang dengan total pemberian uang mencapai Rp 3,7 miliar.

Amien Rais Silakan ke KPK

Masih terkait pencekalan kader PAN tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan rencana kedatangan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat (PAN) Prof. HM. Amien Rais ke KPK tidak akan mempengaruhi proses hukum yang sedang berjalan. Amin Rais mengatakan akan menyambangi KPK untuk mempertanyakan pencekalan Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan dalam kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

“Jika ingin datang ke KPK, silakan saja. Namun hal tersebut tidak akan mempengaruhi proses hukum yang sedang berjalan. Kami harap, jika ada pihak-pihak yang berkepentingan dengan penanganan perkara di KPK, silakan tempuh jalur hukum. Jangan sampai ada intervensi politik terhadap kerja KPK,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Febri menjelaskan, pelarangan Taufik Kurniawan ke luar negeri merupakan kewenangan yang diberikan undang-undang kepada penegak hukum, termasuk KPK. “Jangan jika ada kolega separtai yang terkena proses hukum, kemudian lembaganya yang dipersoalkan,” ujarnya. (W9-jam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses