Sumatera Selatan, Warta9.com – Untuk kesekian kalinya lahan tebu milik PTPN 7 Cintamanis Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan terbakar.
Besarnya kobaran api membuat masyarakat khawatir. Bahkan dicurigai terbakarnya sisa tebang tebu itu dilakukan dengan sengaja oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Ini terlihat jelas dari lahan yang terbakar hanya pada lokasi tertentu yakni pada lahan tebu sisa penebangan yang tidak selesai ditebang atau tidak habis ditebang oleh para penebang tebu.
Berdasarkan pantauan dilapangan, kebakaran lahan tebu itu diduga kuat sengaja dibakar oleh oknum tertentu guna memperlancar aktivitas penebangan.
Bahkan berdasarkan informasi yang didapat, sejak satu bulan terakhir kekabaran pada tebu sisa penebangan ini terus terjadi disaat sore hari hingga malam hari.
Seperti halnya yang terjadi pada lokasi Rayon 1 dan Rayon 2 yang hampir setiap hari terbakar. Sabtu sore (17/11/2018), sekitar pukul 16:30 WIB kebakaran kembali terjadi tepatnya di Rayon 1.
Ironisnya, tidak ada upaya pemadaman dari pihak PTPN 7 Cintamanis. Tidak ada petugas atau pegawai dari perusahaan milik negara ini untuk melakukan pemadaman.
Masyarakat sekitar pun mengakui jika kebakaran di kebun tebu milik PTPN 7 memang kerap terjadi akhir-akhir ini.
PTPN 7 Lapor ke Polres
Sementara itu, Humas PTPN 7 Arif Syaifudin Zuhri, saat dimintai tanggapannya mengatakan, Bahwa untuk di Cintamanis dalam melakukan tebang tebu tidak ada yang dibakar.
Sebab kata Arif, manajemen Cintamanis telah berkomitmen untuk melaksanakan tebang hijau atau tebang tanpa pembakaran.
Berkaitan dengan peristiwa kebakaran lahan tebu, Manajemen Cintamanis juga telah membuat laporan ke Polres untuk penindakan secara internal atau eksternal. Jika ada oknum yang terlibat pembakaran di areal akan diproses sesuai ketentuan hukum yang ada. (W9-jam/yudi)











