Kotabumi, Warta9.com – Sulastri (43) dengan wajah sedih menghampiri Polantas yang melaksanakan razia kendaraan di Pos Payan Mas Kotabumi, Lampung Utara. Namun kedatangan warga Kembang Tanjung itu bukan karena melanggar lalulintas, melainkan dirinya baru saja menjadi korban penipuan dan penggelapan dengan modus gendam (hipnotis).
Kalung emas seberat 15 gram, cincin 6,7 gram, satu unit handphone dan uang tunai Rp 50 ribu, raib dibawa pelaku. “Saya rencananya hari ini berobat di Rumah Sakit Umum Ryacudu,” katanya saat diwawancarai sejumlah wartawan, Kamis (8/11/2018).
Dijelaskan, saat duduk diruang tunggu guna mengantri untuk berobat dia dihampiri seorang pria. Lalu, orang tersebut mengajak dirinya untuk keluar dari ruang tunggu dan berbincang dipinggir jalan.
Ditempat itu, lanjut wanita yang berprofesi sebagai pedagang di RM Taruko II ini, ditanya tujuan ke rumah sakit. “Saya bilang ke orang itu kalau saya mau berobat,” jelasnya.
Saat itulah pelaku memberikan sebuah barang yang menurutnya merupakan ajimat untuk kesebuhan penyakit yang diderita korban. “Kalau ibu percaya sama saya pegang ini (barang semacam ajimat) lalu ibu titipkan barang-barang ibu (kalung, cincin, handphone) ke saya. Dan ibu tolong beli air mineral,” ucap Sulastri menirukan perkataan pelaku.
“Saya pun menuruti apa yang dia minta, saya berikan semua barang-barang saya,” kata dia lagi.
Lebih lanjut Sulastri menambahkan, beberapa saat setelah kembali dari membeli air mineral dan duduk ditempat semula, dirinya pun tersadar jika pria tersebut sudah tidak ada lagi.
“Setelah saya kembali dari beli air mineral, saya sadar dan tidak melihat lagi orang itu. Saya tanya ke orang-orang yang ada disitu, mereka bilang tidak tahu,” jelas Sulastri seraya pergi bersama anggota Polantas untuk melapor ke Mapolres.
Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (Rozi/van)











