Kotabumi, Warta9.com – Banyaknya kasus pelecehan terhadap perempuan dan anak di tahun 2018 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menjadikan suatu cerminan bagi TP-PKK setempat untuk lebih intens dalam upaya meminimalisir kasus serupa di tahun ini.
Endah Kartika Prajawati Agung selaku Ketua TP-PKK Lampura, Rabu (9/1/2019), mengaku pihaknya bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP dan PA), akan lebih menggiatkan kembali sosialisasi dalam kasus tersebut melalui Parenting.
“Untuk menekan ini Sosialisasi bersama Dinas terkait akan lebih kita gencarkan lagi. Namun untuk evaluasi kita melihat kasus yang terjadi pada tahun 2018. Untuk itu sosialisasi akan kita masifkan kembali,” ujar Endah.
Menurut dia, sosialisasi yang akan diberikan mulai dari memberikan pemahaman tentang bahaya traficking (perdagangan orang), pergaulan bebas dan lainnya yang berhubungan dengan pelecehan seksual.
Endah juga mengakukegiatan yang nantinya dilaksanakan, tetap bersinergi dengan program Bupati, yakni meningkatkan imam dan taqwa.
“Program ini tidak kalah penting untuk mencegah kasus pelecehan terhadap Perempuan dan anak. Tidak hanya ditataran anak-anaknya saja tetapi juga orang tuanya dalam mendidik anak,” ujar wanita berhijab ini.
“Jadi kita fokus ke depan di Pokja 1 yakni lebih kepada pola asuh anak dan remaja. Lebih kepada Parenting tidak hanya anak-anak saja yang kita masuki tetapi lebih kepada orang tua juga,” kata dia lagi.
Pemaparan kepada orang tua, tambah Endah, akan dilihat mulai dari tingkat pengawasan terhadap anak. Kemudian bagaimana orang tua bisa memberikan pola asuh yang baik dan benar. Dengan harapan evaluasi yang dilakukan tim bisa menekan kasus pelecehan seksual terhadap Perempuan dan anak.
Lebih lanjut dia menambahkan, untuk pendampingan terhadap anak yang menjadi korban asusila, meski kewenangan ada di DPP dan PA dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA), namun pihaknya juga turut peran serta dalam hal itu. (Rozi/van)


*








