Plt Bupati Lampung Selatan dan Jajaran Monitor Arus Balik di Wilayahnya

KENDARAAN MENGULAR – Kendaraan mengular menuju Pelabuhan Bakauheni sampai ke jalan tol Trans Sumatera. (foto : ist)

Bakauheni, Warta9.com – Volume kendaraan arus balik di jalur menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, mulai terlihat Minggu (9/6/2019). Antrean panjang hingga empat kilometer (KM) masih terjadi hingga Minggu malam. Antrean panjang hingga tol trans Sumatera belum terurai.

Dikutip dari Antara, antrean panjang kendaraan para pemudik yang kembali dari kampung halamannya melalui penyeberangan Bakauheni sudah terlihat dari Desa Hatta, Lampung Selatan. Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto,Kapolres Lampung Selatan dan jajarannya terus memonitor arus balik yang melintasi Wilayah Lampung Selatan.

Ribuan kendaraan yang didominasi mobil pribadi terpantau memadati ruas jalan. Kendaraan-kendaraan ini jalan merayap menuju pelabuhan penyeberangan tersebut.

Alami Lonjakan

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspa Dewi saat menggelar Konferensi Pers di pelabuhan ASDP Cabang Bakauheni Lampung Selatan, Minggu (9/6/2019), menjelaskan, lonjakan penumpang arus balik H+4 Lebaran 2019 mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan H+4 tahun 2018 lalu.

Berdasarkan data hari ini arus balik tahun 2019 untuk kendaraan roda empat (mobil) sebanyak 41%, kendaraan roda dua sebanyak 36%, sedangkan untuk pejalan kaki naik sebanyak 39%.

Ira Puspa mengatakan, sebagai perbandingan jika dilihat arus mudik tahun 2018 lalu, pada H+3 berjumlah kurang lebih 13.300, sedangkan tahun 2019 pada H+3 saat ini mencapai 19.000 untuk kendaraan roda 4 (empat) secara total dalam 24 jam. “Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kenaikan pada tahun ini sebanyak 10.000,” jelas Ira Puspadewi.

Ira melanjutkan, kenaikan ini merupakan prilaku dalam arus balik yang baru. Namun pihaknya sangat mengapresiasi para pemudik yang tetap mengikuti arahan ketika di Pelabuhan sampai diatas kapal.

“Kami apresiasi respon masyarakat, walaupun kenaikan tahun ini signifikan, pemudik tetap mengikuti ketertipan bersama sehingga berjalan ramai lancar,” kata dia.

Selain itu kata Ira, pihaknya apresiasi dan mengucapkan terima kasih dengan pemudik yang telah mengikuti sistem yang ada dengan mempersiapkan terlebih dahulu e-KTP dan Non Tunai sebelum melakukan transaksi.

Sehingga lanjut dia, persentase kira-kira sudah 40% kendaraan roda empat itu sudah menyiapkan KTP dan uang elektronik. Itu sangat membantu sekali dalam kelancaran arus balik tahun ini,karena ini merupakan awal masyarakat dalam mengantisipasi kedepannya.

“Demi kelancaran bersama, pihaknya berharap kedepan, agar para pengguna jasa Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero) agar dapat menyiapkan e-KTP dan mengisi saldo Non Tunainya sebelum bertransaksi,” pungkasnya. (W9-jam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses