‘Ngaku’ Jadi Korban Begal, Doci Justru Dibui

Kotabumi, Warta9.com – Untuk mengelabui pihak leasing guna mengurus klaim asuransi dan menghentikan angsuran kredit motornya, Doci Herdiyanto (28) berupaya membuat laporan palsu ke polisi dengan mengaku dirinya telah menjadi korban begal.

Namun upaya yang dilakukan warga Desa Suka Jaya, Sungkai Jaya, Lampung Utara (Lampura) ini, gagal dan justru membuat dirinya harus mendekam di sel tahanan Mapolres setempat.

Kapolres AKBP Budiman Sulaksono, Kamis (13/6/2019) menerangkan kejadian berawal pada Selasa (11/5/2019) sekitar jam 13.25 WIB, pelaku (Doci) mendatangi Mapolres Lampura untuk membuat laporan. “Pelaku mengaku telah menjadi korban curas,” kata Budiman.

Dalam keterangannya, lanjut Kapolres pelaku, telah mengalami pencurian dengan kekerasan (curas) oleh dua orang tidak dikenal menggunakan golok di jalan Desa Cempaka. Akibat peristiwa itu pelaku kehilangan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat BE 3659 KT.

Menanggapi laporan tersebut, anggota melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). Di lapangan polisi justru menemukan kejanggalan. Setelah diinterogasi penyidik, akhirnya pelaku mengaku telah membuat laporan palsu modusnya sebagai korban curas.

“Pelaku mengakui bahwa sepeda motor miliknya telah dijual dengan harga Rp 5 juta. Pelaku melaporkan peristiwa tersebut untuk mendapatkan STPL guna untuk mengurus Klaim Asuransi dan menghentikan angsuran kredit sepeda motor miliknya,” ujar AKBP Budiman.

Kini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polres Lampung Utara guna proses penyelidikan lebih lanjut.  “Untuk mempertangung jawabkan perbutannya, pelaku dapat dijerat dengan pasal Pasal 242 ayat (1) KUH Pidana dan atau Pasal 378 KUH Pidana dan atau Pasal 220 KUH Pidana dengan penjara maksimal tujuh tahun,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak membuat laporan palsu hanya untuk menghilangkan tanggung jawab atas masalah yang dihadapi karena akan merugikan diri sendiri. (Rozi/Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses