Bandarlampung, Warta9.com – Masih dalam Focus Group Discussion (FGD), Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan, bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia karena berperan penting dalam memenuhi kebutuhan produksi di sektor manufaktur yang sifatnya padat modal, padat teknologi, dan lahap energi.
Oleh sebab itu, pengembangan industri kimia perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah. “FGD ini saya pandang penting sebagai program percepatan pembangunan infrastruktur kawasan industri energi terpadu Sebalang,” ujar Gubernur Arinal.
Karena itu, selain menggalang komitmen para pihak pemangku kebijakan baik di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, Gubernur Arinal berharap FGD ini dapat menggali potensi dukungan-dukungan dalam rangka percepatan pelaksanaan proyek, sekaligus menginventarisir permasalahan dan solusi penyelesaiannya. “Selain itu, FGD ini juga diharapkan dapat mencatat perusahaan–perusahan dan lembaga usaha yang potensial untuk ambil bagian dari aktivitas Kawasan Industri Petrokimia Terpadu,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Budiharto Setyawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD ini sebagai bentuk sinergi antara Pemprov Lampung dan BI yang semakin baik dan terus meningkat.
“FGD ini juga sebagai dukungan dari BI dalam meningkatkan perekonomian Provinsi Lampung,” jelasnya.
Budiharto berharap FGD ini mampu meningkatkan perekonomian dan investasi di Provinsi Lampung. (W9-jam)











