Jembrana, Warta9.com – Warga pesisir pantai Jembrana di kagetkan penemuan Sampan (perahu kayu) tanpa awak mesin dalam keadaan masih hidup. Sampan ditemukan oleh Hakim, seorang nelayan asal Banjar Munduk, Kampung Kedunen, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (22/9).
Diketahui pemilik sampan bernama Mulyadi. Sebelumnya korban bersama temannya Nasrul Rahman sedang berlayar untuk menangkap ikan.
Mulyadi berangkat melaut dari pantai pebuahan bersama Nasrul Rahman Dengan menaiki sampan miliknya masing-masing, sekira pukul 05.00 Wita.
Tepatnnya di pertengahan perairan Katapang Lampu untuk memancing ikan, Mulyadi dan temannya Nasrul terpisah di pertengahan laut pengambengan sekitar pukul 08.00 Wita.
Sekira pukul 10.00 Wita, Sampan ditemukan Nelayan (Hakim) tepat di perairan Ketapang Lampu tanpa awak dalam keadaan mesin Sampan masih hidup, ada dugaan korban jatuh kelaut.
“Saya menginformasikan kejadian itu ke keluarga Mulyadi, atas kejadian ini, keluarga korban melaporkan ke Mako Sat Polair Polres Jembrana.
Sementara itu, Kasat Polair Jembrana Iptu Edy Waluyo menjelaskan, setelah menerima laporan dari seorang nelayan Pathul Halim, pihaknya langsung berkordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk melakukan SAR secara bersama sama menggunakan satu unit Kapal Polisi dan dua unit rubber boat milik Basarnas dan BPBD, untuk mencari korban diduga tenggelam.
“Untuk menemukan korban tenggelam terus dilakukan pencarian setiap hari, harapan kita, korban bisa segera ditemukan” tutupnya.(W9-Agus)











