Walk out’ Pembentukan AKD DPRD Metro Miss Komunikasi

Metro, Warta9.com Rapat pleno pembuntukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Anna Morinda diwarnai walk out Fraksi Nasdem ternyata hanya dipicu miss komunication.

Walk out (keluar) Fraksi Nasdem itu berbuntut dengan banyaknya komentar miring masyarakat disosial media akibat Ketua Fraksi Nasdem, Abdulhak membuat status yang terkesan memojokkan Pimpinan Dewan dianggapnya telah melanggar tata tertib dewan dan agenda yang dibahas tidak sesuai dengan undangan disampaikan.

Bahkan mantan birokrat dari Pemkab Lampung Tengah di FB menyatakan akan menggelar jumpa pers membongkar dugaan penyelewengan tersebut, namun ternyata hanya miss komunikasi, karena itu Fraksi Nasdem saat ini sudah bisa menerima hasil rapat Pleno tersebut.

Menanggapi masalah tersebut, salah seorang tokoh Pemuda di Kota Metro, Ecan Indoant sangat menyesalkan sikap Fraksi Nasdem yang dianggapnya sangat merugikan dan membuat komentar tidak baik terhadap Wakil Ketua DPRD Anna Morinda, sehingga warga masyarakat yang tidak tahu persoalan yang sesungguhnya turut serta memberikan komentar yang miring.

Dia berharap hal ini menjadi pembelajaran bagi semua Anggota Dewan melalui Fraksi masing-masing agar sebelum mengambil sikap resmi dan membuat pernyataan di sosial media benar-benar sebuah sikap yang benar bukan sekedar kesalahan komunikasi antar Pimpinan Dewan dan Fraksi seperti yang terjadi baru-baru ini.

Dia meminta jangan memberikan informasi menyesatkan kepada warga masyarakat, sehingga masyarakat yang tidak mengetahui duduk persoalan yang sesungguhnya turut berkomentar yang tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Ini namanya pembodohan terhadap masyarakat tambah dia, selain itu juga tidak memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat, di era digital saat ini begitu mudahnya informasi ditransfer dan dengar masyarakat, oleh karena publik figur sudah seharusnya bisa memberikan informasi yang benar, sehingga bisa dijadikan rujukan masyarakat.

Sementara Wakil Ketua DPRD, Anna Morinda dan Akhmad Khusaini mengaku telah menjalankan mekanisme sesuai aturan yang ada saat menggelar rapat pleno pembentukan AKD, meski belum sepenuhnya terbentuk AKD sebab ada beberapa pos di AKD yang belom ada namanya, meski diakui dari Fraksi apa yang akan mengisi jabatan di AKD yang bersangkutan.

Hasil Rapat Pleno itu, Ketua Komisi I dijabat, Basuki dari Fraksi PDIP, Ketua Komisi II dijabat Fahmi Anwar dari Fraksi Demokrat, Komisi III akan di Pimpin Fraksi Golkar namun sampai saat ini Golkar belom menyetorkan nama yang akan duduk menjadi Ketua Komisinya.

Kemudian Ketua Badan Legislasi dijabat Yulianto dari Fraksi PKS dan Ketua Badan Kehormatan Dewan maaih kosong, ada kemungkinan dari Fraksi Nasdem. (W9-joko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses