Empat Jadi Tersangka, Satu Diburu Sebagai Otak Keributan Gudang Besi PT SBU

Badung, Warta9.com – Selain meringkus kakak beradik Senik Simbri Oktavianus (23) dan Semi Adibu Oktavianus (25), Tim Buser Polres Badung, juga berhasil menangkap Sugianto alias Toing, pelaku penganiayaan di mess gudang besi PT. Supra Bintang Utama di Jalan Muding Mudeh nomor 24 Kerobokan Gatot Subroto Barat, pada Jumat (1/11) lalu.

Saat ini, Polisi masih memburu satu pelaku lagi yakni Andi Duro. Ini terungkap saat pers rilis di Polres Badung, Senin (4/11) kemarin, bersama menghadirkan dua tersangka kakak beradik asal Rote Nusa Tenggara Timur. Yang mana keduanya terlihat masih mengenakan balutan perban dibagian kepala.

Dengan raut memelas, tersangka Semi mengaku menebas rekan-rekannya karena kesal dan dendam. Kepada sejumlah awak media tersangka Semi mengatakan, dia sudah lama bekerja di gudang besi tersebut namun selalu diejek dan mendapatkan perlakukan tidak baik dari para korban.

“Saya jarang melawan. Namun saat itu saya merasa kesal terhadap Duro (masih buron). Dia membentak saat saya bermaksud bercanda. Saat itu Duro dan ketiga korban sedang minum miras di lantai dua mess,” akunya.

Sempat melakukan perlawanan karena kalah jumlah, tersangka Semi masuk ke dalam kamar lalu mengambil double stik dan palu. Kemudian menelpon adiknya, yakni Seniks yang tinggal tidak jauh dari mess. Saat itu Semi mengatakan dikeroyok oleh teman-temannya yang tinggal di mess.

“Kemudian adik saya (Seniks) datang sambil membawa pedang ke mess. Selanjutnya kami merdua menyerang mereka dengan pedang, palu dan double stik,” ucapnya.

Sementara itu Waka Polres Badung Kompol Sindar Sinaga menyatakan, terkait kasus penganiayaan saling lapor itu masih diselidiki tim gabungan Tim Reskrim Polres Badung dan Polsek Kuta Utara. Selain menetapkan dua tersangka yakni Semi dan Seniks, pihaknya juga menjadikan dua orang lainnya sebagai tersangka, sebab menjadi pemicu peristiwa tersebut.

Dijelaskannya, otak keributan tersebut adalah Andi Duro dan Sugianto. Keduanya juga mengeroyok kakak beradik dengan menggunakan besi beton hingga mengalami luka dibagian kepala.

“Mereka ini, Sugianto alias Toing dan Duro (buron) otak keributan dan kini ditangani Polsek Kuta Utara. Sugianto sudah kami tangkap,” tegas perwira asal Sumatera Utara ini.

Masih kata dia saat ini tiga korban yakni Abdi Arizzi (42), Devi Ahmad (20) dan Salim (20) masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Surya Husada. Bahkan satu orang diantaranya yakni Abdi Arizzi masih koma akibat luka tebasan di kepala belakang.

“Korban yang kritis merupakan kepala gudang. Para korban ini masih dirawat,” tutupnya. (W9-soni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses