Pemkot Tegal Jamin Pasien Terjangkit Virus Corona

Tegal, Warta9.com – Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, berjanji akan menanggung biaya pengobatan jika pasien positif terinfeksi virus corona. Demikian disampaikan Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi, saat menghadiri jumpa pers, di ruang RA Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah Tegal, Selasa (4/2/2020).

Untuk diketahui sebelumnya simpang siur informasi jika di RSUD Kardinah ada salah satu pasien yang diduga terjangkit virus Corona di IGD (Instalasi Gawat Darurat) rumah sakit tersebut. Pasien itu di rujuk dari Puskesmas Margadana pada Senin (3/2/2020) sekitar 13.00 WIB.

Terkait hal itu Jumadi berjanji setelah memastikan pasien tersebut positif atau negatif terinfeksi virus corona, pihaknya akan menhambil langkah serius untuk menangani pasien sesuai dengan prosedur.

“Jika positif virus corona, kami (pemerintah akan menanggung seluruh biaya pengobatan pasien. Insya Allah dengan dukungan tim medis dan kesiapan RSUD Kardinah Pemerintah Kota Tegal siap menghadapi berbagai kemungkinan,” ungkapnya

Sementara itu, Plt. Dirut RSUD Kardinah dr. Hery Susanto menyampaikan jumpa pers dilakukan agar tidak terjadi simpang siur informasi. Menghadapi virus berbahaya tersebut pihaknya telah mempersiapkan tim Adhoc untuk penanganan kasus infeksi corona virus dan langkah-langkah konkrit lainnya.

Selain tenaga medis, sarana dan prasarana termasuk ruang isolasi dan juga obat-obatan dan Alat Pelindung Diri (APD) baik untuk pasien maupun petugas medis telah siap lebih awal.

“Masyarakat tidak perlu takut untuk besuk ke Rumah Sakit Kardinah, dikarenakan pasien berada dalam ruangan intesif isolasi dan tertutup.disamping itu belum positif kena virus corona,” ucap Heri.

Dari hasil pemeriksaan penunjang dari laboratorium dan pemeriksaaan foto torak masih dalam batas normal. Saat ini pasien didiagnosa dengan pneumonia ringan.

“Untuk pasien dengan status pengawasan pihaknya tetap harus dilakukan prosedur yakni dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan oleh Litbangkes dari Semarang” ujarnya.

Pihaknya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Libangkes Provinsi Jawa Tengah lima hari mendatang (9/2). Apabila dinyatakan negatif nCov, nantinya pasien yang sebelumnya diwarat di ruang isolasi akan dipindahkan di ruang biasa, dan saat ini pasien masih dalam pengawasan diruang isolasi,” tandasnya. (W9-sho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses