
Lampung Barat, Warta9.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Edi Novial, S.Kom., menyambut hangat keputusan Kongres VI PDI Perjuangan yang kembali menetapkan Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum (Ketum) untuk masa bakti 2025–2030.
Ia menyebut, keputusan aklamasi tersebut mencerminkan soliditas dan kepercayaan penuh kader terhadap kepemimpinan Megawati sebagai tokoh sentral partai sekaligus penjaga utama ideologi.
“Pengukuhan kembali Ibu Megawati sebagai Ketua Umum bukan sekadar keputusan formal partai, melainkan bentuk penghormatan terhadap keteguhan dan konsistensi beliau dalam menjaga jati diri PDI Perjuangan sebagai partai ideologis. Ini adalah penegasan bahwa nilai-nilai perjuangan belum selesai, dan rakyat masih membutuhkan arahan pemimpin yang kokoh secara prinsipil,” ujar Edi dalam pernyataannya pada Sabtu, (2/8).
Edi menambahkan, sosok Megawati tidak hanya penting bagi internal partai, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam percaturan politik nasional. Di tengah dinamika demokrasi yang semakin kompleks, menurutnya, kehadiran figur seperti Megawati adalah garansi bagi keberlangsungan politik yang berakar kuat pada nilai kebangsaan, Pancasila, dan keberpihakan pada rakyat.
“Beliau adalah simbol kestabilan, arah moral, sekaligus inspirasi bagi kami semua di daerah. Selaku Ketua DPRD dan kader PDI Perjuangan, saya merasa bangga dan terdorong untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat dengan semangat yang beliau teladankan,” imbuhnya.
Edi juga menanggapi arahan Ketua Umum Megawati dan Ketua DPR RI Puan Maharani dalam kegiatan Bimbingan Teknis Nasional yang menekankan pentingnya kehadiran nyata kader di tengah masyarakat. Ia menyatakan kesiapan penuh untuk menjabarkan amanah tersebut dalam konteks lokal di Lampung Barat.
“Kami diminta tidak sekadar hadir di panggung politik, tapi benar-benar turun tangan dalam menyelesaikan persoalan rakyat. Ini bukan hanya slogan, tapi agenda nyata yang akan kami jalankan melalui kebijakan, pengawasan, dan kolaborasi dengan eksekutif. DPRD Lampung Barat akan menjadikan pesan tersebut sebagai rujukan dalam memperkuat peran lembaga legislatif secara substantif,” jelas Edi.
Lebih lanjut, Edi menilai bahwa Kongres VI PDI Perjuangan di Nusa Dua, Bali, bukan hanya forum untuk memilih ketua umum, melainkan momentum penting untuk konsolidasi nasional partai dalam merespons tantangan zaman. Di tengah tekanan global, krisis sosial-ekonomi, dan dinamika politik pasca-pemilu, konsistensi ideologis serta kesiapan struktural partai menjadi kunci.
“Dalam konteks ini, Megawati bukan hanya pemimpin partai. Beliau adalah arsitek arah kebijakan, penjaga integritas sejarah, sekaligus pengingat bahwa politik harus tetap berpihak. Ini penting kami bawa ke tingkat daerah agar setiap kebijakan dan langkah kerja berpijak pada semangat kerakyatan yang sejati,” tandas Edi.
Ia pun berharap agar sinergi antara pusat dan daerah dalam tubuh PDI Perjuangan semakin kokoh, sehingga perjuangan partai tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar terasa manfaatnya bagi rakyat, terutama di Lampung Barat.
“Selamat atas terpilih kembali Ibu Megawati. Kami siap mengawal agenda-agenda partai dengan semangat gotong royong dan tanggung jawab ideologis. Semoga Ibu Megawati terus diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin. Karena selama beliau berdiri tegak di barisan terdepan, kami di bawah akan terus yakin dan percaya arah perjuangan ini tidak akan goyah,” pungkasnya. (W9-Nan)










