Pesisir Barat, Warta9.com – Gubuk Tombo Ati Mantaba yang berlokasi di Pekon Gedung Cahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, merayakan hari lahir (harlah) ke-3 pada Jumat malam (27/06/2025). Tempat yang didirikan oleh Kyai Misbahul Anwar atau akrab disapa Mas Aan pada 22 Februari lalu ini menjadi wadah pembelajaran dan diskusi keagamaan bagi kalangan pemuda maupun orang tua.
Dalam rangkaian peringatan, panitia menggelar diskusi ilmiah seputar fiqih Ramadhan di aula TPQ Al-Ummahat, yang masih berada satu kompleks dengan Gubuk Tombo Ati Mantaba. Diskusi dimulai pukul 20.36 WIB dan berlangsung hingga lewat tengah malam dengan antusiasme tinggi. Sedikitnya 30 pertanyaan dilontarkan jamaah kepada narasumber sebelum acara ditutup sekitar pukul 00.07 WIB.
Pemateri utama dalam kegiatan ini adalah Kyai Bahrudin Fuad, S.Pd.I., asal Kabupaten Pringsewu. Beliau dikenal sebagai penulis dan penyusun aplikasi Modern Santri Pro, Rois MWC NU, Ketua MUI Kecamatan Sukoharjo, sekaligus pengasuh Ponpes Dampar Sewu. Kyai Fuad juga merupakan alumni sekaligus bagian dari tim bahtsul masail Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa Timur.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Kyai Agus Fathulloh, S.H.I. (Rois Syuriah PCNU Pesisir Barat dan Pengasuh Ponpes Miftahurrohmah Krui), Peratin Gedung Cahya Kuningan Paizal Hakim, jajaran PCNU, GP Ansor Pesisir Barat, PAC GP Ansor Ngambur, para kiai-ustadz, Pagar Nusa, PSHT, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Peratin Paizal Hakim menegaskan bahwa pemerintah pekon mendukung penuh kegiatan keagamaan. “Dengan agama kita tahu arah kehidupan ini pasti akan berakhir, dan kuncinya adalah amal perbuatan kita,” ujarnya.
Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Pesisir Barat, Gus Fath, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya majelis ilmu ini. “Kita ada di sini merupakan takdir Allah SWT yang wajib disyukuri. Semoga perkumpulan ini tetap terjaga hingga akhirat nanti, serta mendapat ridho Allah SWT dan syafaat Kanjeng Nabi Muhammad SAW,” tutupnya. (W9=Eva)


*








