PMII Lampura Salurkan Bantuan Keluarga Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng

Kotabumi – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menyalurkan bantuan sembako dan pakaian kepada keluarga korban gempa dan Tsunami di Kota Palu dan Donggala, yang berasal dari Desa Sido Rahayu Lampura. Sebanyak 13 Kepala Keluarga (KK) berjumlah 52 orang yang merupakan Warga Desa Sido Rahayu Kecamatan Abung Semuli Kabupaten Lampung Utara, Kamis, (11/10).

Ketua PMII Lampung Utara Yudian Patria didampingi Mabincab PMII, Rio Kesuma Atmaja, beserta Kepala Kesbangpol Pirmansyah, Sekertaris Dinas Sosial Rizal Syah dan Kapolsek Abung Semuli Tarwidi menyerahkan bantuan sembako dan pakaian yang diserah terimakan kepada Sukri Kepala Desa Sido Rahayu.

Yudian Patria menyampaikan, turut berduka cita atas musibah yang menimpa warga Sido Rahayu, semago bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Pihak keluarga korban.

“Bantuan yang kami berikan mungkin tidak banyak, tetapi ini merupakan bentuk Kepedulian kami terhadap masyarakat Indonesia. PMII Lampung Utara selaku Agent of Chang dan Control Social lebih mementingkan kemanusiaan dari pada politik. Harapan kami semoga sedikit bantuan ini bermanfaat bagi keluarga korban dan tsunami,” ujar Yudian Patria.

Sementara Kepala Desa Sido Rahayu, Sukri mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII, dan bantuan tersebut akan disampaikan kepada Warganya yang berhak menerimanya.

“Terima kasih atas kepedulian adik-adik mahasiswa. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warganya yang tertimpa musibah. Bantuan tersebut akan segara diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya,” kata Sukri.

Sukri berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampura, untuk dapat membantu mengurusi  pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan berkas berkas kepedudukan yang hilang terkena bencana yang menimpa warganya.

“Saya berharap kepada pemerintah daerah dapat membantu dan mempermudah warganya dalam pembuatan KTP dan berkas kependudukan warganya yang hilang,” pungkasnya. (rozi/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses