Lumajang, Warta9.com – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML menegaskan, bahwa pihaknya harus menutup tempat-tempat maksiat. Hal itu, disampaikan saat meresmikan Kantor MWC NU Kecamatan Randuagung, Rabu pagi (28/11/2018).
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Lumajang.
Pada kesempatan itu, Cak Thoriq menyampaikan selama tiga bulan memimpin Kabupaten Lumajang, pihaknya telah banyak melakukan tindakan nyata, salah satunya menutup tempat-tempat maksiat.
“Tiga bulan ini saya telah mengemban amanah memempin Lumajang, beberapa kegiatan dan kebijakan sudah bisa kami haturkan kepada masyarakat, kebijakan. Pertama, kami tidak boleh ada tempat-tempat maksiat di Kabupaten Lumajang,” ungkapnya.
“Kita kepingin punya putra dan putri yang baik sholeh, punya akhlak, punya ilmu, supaya punya moral dan etika. Mosok iyo pemerintah buka tempat maksiat,” pungkasnya.
Thoriq menyampaikan, beberapa program yang sudah bisa dinikmati masyarakat, diantaranya melahirkan gratis, pengurusan KTP secara cepat dan gratis.
Di 2019, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan membebaskan biaya sekolah dan memberikan seragam gratis seragam wajib dan seragam pramuka, memberikan bantuan kepada RUKEM secara bertahap dan memberikan honor kepada guru ngaji.
Sementara itu, Ketua Panitia, Lukman Hakim menyampaikan, peresmian tersebut dikemas secara bersamaan dengan tasyakuran bangunan Kantor MWC NU Kecamatan Randuagung dan Kantor BMT NU Cabang Randu Agung.
Acara itu, juga sekaligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan sehingga bangunan dapat ditempati secara sempurna.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah membantu sehingga gedung ini dapat ditempati secara sempurna saat ini,” ungkapnya.
Hadir sebagai penceramah pada acara itu, KH. Marzuki Mustamar dan Gus Riza Azizy,” pungkasnya. (W9-Kir)











