Badung, Warta9.com – Soal rencana pemerintah menaikan iuran BPJS menuai kritikan banyak pihak, tidak terkecuali Wakil DPR RI Fadli Zon yang menganggap hal tak perlu, usai The 3rd Wold Parliamentary Forum On Sustaible Development (WPFSD) di Hotel Patra Jasa, Kuta, Rabu (4/9).
“Ketika kehidupan semakin susah, sementara pelayanan masih kurang memadai, seharusnya tidak perlu ada kenaikan anggaran BPJS atau iuran BPJS,” ujarnya.
Fadli mengatakan, dengan adanya kenaikan iuran BPJS ini sudah barang tentu akan memberatkan beban masyarakat. Seharusnya pemerintah berpikir ulang.
“Dampak dari kenaikan BPJS tentu akan menyusahkan masyarakat. Kita tahu bersama, kalau di daerah masih banyak masyarakat yang berhutang-hutang untuk membayar BPJS,” ungkapnya.
Menurutnya, kenaikan iuran bukan solusi, sebaiknya BPJS memperbaiki pelayanan dan juga harus dievaluasi.
“Saran saya perbaiki dong pelayanannya. BPJS ini perlu dievaluasi apakah ini cara yang tepat atau tidak. Sebab, anggaran kesehatan kita menurut Undang-undang itu 5 persen APBN, sebenarnya cukup besar,” ujar Fadli Zon mengakhiri. (W9-soni)











