Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Winarti Imbau Warga Minum Jamu Tradisional

Banjar Agung, Warta9.com – Sejak dahulu  jamu tradisional memang dipercaya masyarakat Indonesia dapat meningkatkan kekebalan tubuh, karena khasiatnya yang memang langsung dapat dirasakan. Sehingga tidak ada salahnya bila informasi terkait covid-19 membuat masyarakat berupaya agar tidak terpapar virus corona.

Hal itu dikatakan Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti dalam Kunjungan Kerja (Kunker) di Kecamatan Banjar Agung. Kunjungan tersebut juga dalam rangkian HUT ke-23 Kabupaten Tulang Bawang dan memonitoring 25 program unggulan pro-rakyat Bergerak Melayani Warga (BMW) di kampung-kampung.

Bersama masyarakat bisa mengkampanyekan minum jamu tradisional sebagai cara meningkatkan kekebalan tubuh dan cara sehat secara alami, kata Winarti.

Mengingat jamu tradisional dengan kandungan beragam tanaman herbal, juga dipercaya dapat meningkatkan daya tahan dan imunitas tubuh.

“Jika minuman herbal dengan kandungan rempah seperti temulawak, jahe, kunyit, hingga sereh, banyak warga meyakini jamu merupakan minuman berkhasiat yang diwariskan dari leluhur minim efek samping karena terbuat dari bahan-bahan alami,” papar Bunda Winarti, panggilan akrab Bupati di Lapangan Kampung Banjar Agung, kecamatan setempat, Jumat (06/03/2020).

Winarti juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, jangan resah dan tidak panik serta tidak menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya.

“Yang terpenting masyarakat hidup sehat, menjaga stamina agar daya tahan tubuh terjaga. Jangan malah menimbun sembako, apabila ada gejala demam lebih dari 38° C, segera temui petugas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” himbaunya.

Pantauan dilokasi stand Kominfo Tulang Bawang berkolaborasi dengan Badan Pusat statistik mengadakan layanan sensus penduduk online dengan menyediakan fasilitas berupa beberapa unit laptop yang beroperasi online. (W9-Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses