
Bandarlampung, Warta9.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung telah memanggil beberapa saksi dugaan praktik jual beli jabatan KPU di kabupaten dan kota Provinsi Lampung, pada Rabu (27/11/2019).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung Kombes Pol M. Barly Ramadhany mengatakan, untuk hari ini (Rabu, red) pihaknya telah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait kasus tersebut. “Ya hari ini ada pemeriksaan dan sedang berlangsung. Saya juga belum bisa membeberkan terkait materi pemeriksaan. Nanti setelah selesai semua diperiksa baru saya bisa statemen,” ujar Barly sapaan akrabnya-.
Menurut Barly, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa sembilan orang saksi terkait kasus KPU tersebut. “Ya untuk sekarang masih sembilan orang. Kalau ditanya kapan kita akan memanggil terlapor, itu setelah selesai pemeriksaan saksi-saksi,” ungkapnya.
Sementara itu, Candra Maulana, kuasa hukum VYP mengatakan bahwa hari ini pihaknya tengah memberikan keterangan kepada Ditreskrimum Polda Lampung. “Hari ini pelapor dimintai keterangan lagi sama saksi satu orang saksi yang dipanggil,” ungkapnya.
Disinggung soal laporannya, Chandra mengaku mengadukan LP atas dugaan penipuan. Chandra pun mengaku telah mengajukan empat orang saksi dari pelapor. “Kami juga sudah meminta hasil perkembangan penyelidikan (ST2HP), dengan harapan pihak kepolisian dapat bertindak cepat agar kasus ini bisa terungkap kepada publik,” katanya.
Candra menambahkan, untuk hasil seleksi kursi KPU memang sudah keluar pengumumannya. “Tapi kami lihat dari pengumuman itu tidak fair, karena begini untuk yang Tulang Bawang (Tuba), itu untuk KPU RI sudah merangking lagi satu sampai sepuluh, dan kita tahu pelapor ini kan ikut seleksi di Tuba pengumumannya diposisikan nomor 10,” katanya.
Sedangkan untuk diatas dia 7 dan 8 dia tidak mengikuti proses. Makanya dari itu jadi pertanyaan pihaknya. “Kami artinya tanda tanya kenapa seperti ini, apakah pelapor ini mencoba mengungkap praktek dugaan jual beli jabatan ini maka dari itu rangkingnya bisa ke nomor 10,” pungkasnya. (W9-ars)










