Tertunda Pemakaman Jenazah Pasien Covid – 19 di Lampung

Bandarlampung, Warta9.com – Pemakaman jenazah pasien Covid 19 nomor 02 berinisial M. ISF, tertunda karena ada penolakan sebagian warga Batu Putu Telukbetung Barat. Terjadi dialog panjang lebar dan alot, almarhum belum dapat dilakukan. Sekitar pukul 19.30 WIB, di TPU Bukit Kemiling Permai Bandarlampung juga belum dilakukan.

Padahal pemakaman dilaksanakan sesuai prosedur tetap yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI. Pemakaman semula akan dilakukan di Batu Putu Telukbetung Barat atas keputusan Pemkot Bandarlampung. Tapi oleh warga setempat ditolak. Dandim 0410/KBL Kol. Inf Romas Herlandes yang turun langsung berdialog dengan warga, menghargai sikap warga.

Tampak hadir menyaksikan dari jarah jauh pemakaman jenazah pasien Covid 19, antara lain Sekdaprov Lampung Ir. Fahrizal Darminto, MA, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung dr. Edwin Rusli, Dandim 0410/KBL dan sejumlah aparat kelurahan serta kecamatan, dikawal oleh aparat TNI dan Polri. Sekdaprov dan Dandim serta Kadis mengawal sampai malam.

Para pengantar berjarak sekitar 1 km dari lokasi pemakaman. Hujan deras membuat para pejabat ini berteduh di depan rumah warga. Pemakaman tidak berlangsung karena masih ada penolakan warga.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien positif Corona No.02 inisial ISF yang dirawat di RSUDAM Lampung meninggal dunia Senin (30/3), sekitar pukul 00.30 WIB.

Almarhum M. ISF (34), warga Sukarame Bandarlampung meninggal setelah mendapatkan perawatan positif Corona di RSUDAM Lampung.

Almarhum merupakan pegawai di Kementetian PUPR Balai Pelaksana Pemulihan Jasa Kontruksi Wilayah Lampung bagian lelang proyek APBN di Lampung. Kabar duka meninggalnya ISF dibenarkan oleh Kepala Balai Besar Mesuji Muis.

Seperti dikatakan Kadiskes Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, almarhum pasien Corona 02 yang terpapar virus Corona usai mengikuti seminar dari Yogyakarta. Setelah mendapat perawatan di RSUDAM almarhum ISF tidak tertolong. Kini ada 3 pasien positif Corona masih dirawat di RSUDAM. (W9-jam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses