Hasil Swab di Labkesda Lampung, 13 Orang Negatif

Bandarlampung, Warta9.com – Hasil uji swab (cairan tenggorokan) menggunakan Pplolymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lampung dinyatakan negatif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, MKes, juga juri bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, dalam konferensi pers, di Posko Gugus Tugas, Jumat (15/5/2020), menjelaskan, dari 23 sampel swab yang diuji, baru 13 yang telah mendapatkan hasil dan dinyatakan negatif. “Alhamdulillah, 13 sudah keluar dan dinyatakan negatif,” ujar Reihana di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jumat sore.

Dia menyebut 13 sampel swab itu berasal dari pasien yang sudah terkonfirmasi positif di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) dan Tulangbawang Barat. “Itu dari pasien positif yang dilakukan sampel ulang. Dari RSBNH dan empat Tulangbawang Barat,” tuturnya.

Reihana menerangkan tiga dari pasien positif di Tulangbawang Barat sudah mendapatkan hasil negatif selama dua kali. Sehingga, secara prosedural tiga pasien tersebut sudah bisa pulang. “Tapi tergantung dokter penanggungjawabnya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Labkesda Provinsi Lampung akan mengumumkan 23 sampel swab yang diuji menggunakan PCR baru, Jumat (15/5/2020).

*700 Orang Dirapid Test
Menyinggu jumlah rapid test yang telah dikeluarkan Dinkes Lampung, Reihana mengatakan, total keseluruhan 700 orang dirapid bagi pelaku perjalanan keluar daerah.

Dari 700 orang yang mengajukan izin keluar daerah semua telah dilakukan rapid test. Hasilnya 698 negatif dan 2 orang reaktif. Yang dua orang tersebut lanjut Reihana diproses yang tidak mendapatkan surat izin keluar daerah.

Mengenai jumlah swab yang masih di Palembang, Reihana menyampaikan jumlahnya 179 sampel swab. Swab ini hasil dari tracing, dari PDP dan OPD. (W9-jam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses