Panaragan, Warta9.com – Jumlah kasus pasien positif Covid-19 dari klaster Jakarta di Kabupaten Tulangbawang Barat bertambah tiga orang. Sedangkan satu pasien posiif inisial SK dinyatakan sembuh setelah hasil uji swab negatif. Dengan begitu, total kasus positif dari klaster tersebut mencapai lima orang, sehingga total berjumlah sembilan kasus. Hingga saat ini masih ada empat pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang Barat, Majril mengatakan, tambahan tiga kasus ini berasal dari Kecamatan Lambu Kibang, dan Way Kenanga. Sedangkan pasien 05 positif pertama seorang asisten rumah tangga klaster Jakarta sembuh setelah hasil uji swab negatif.
Dengan bertambahnya tiga kasus baru positif corona ini, maka jumlah kasus di Tubaba meningkat menjadi sembilan orang. Total hingga saat ini sudah ada lima kasus positif dinyatakan sembuh. Sedangkan empat kasus lainya masih dalam perawatan di RSUD Tubaba.
“Gelombang dua ini terjadi sejak sepekan terakhir, ada 5 kasus baru klaster Jakarta, satu sembuh. Sehingga total kasus di Tubaba 9 orang,” kata Majril, kepada Warta9.com, Minggu (26/7). Dia menyebut total kasus gelombang satu dan dua ini berasal dari dua klaster yakni, Gowa dan Jakarta.
Sebelumnya klaster penularan Covid-19 dari Gowa, Sulawesi Selatan, tercatat ada 4 kasus, keempatnya telah dinyatakan sembuh. Sedangkan lima kasus baru berasal dari klaster Jakarta. Mereka terdiri dari asisten rumah tangga, warga, penyalur tenaga kerja, penumpang hingga penegemudi travel.
Kasus baru tersebut berawal dari pasien positif sembuh inisial SK (42), yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Jakarta. Kemudian petugas kesehatan RSUD Tubaba melakukan tracing terhadap 20 orang yang pernah kontak erat dengan pasien 05, dan didapat satu orang reaktif rapid test.
Setelah diambil sempel swab, lanjut Majril, pria berinisia ES (49) yang berprofesi sebagai penyalur tenaga kerja ke Jakarta ini menunjukan hasil positif Covid 19. Pasien 06 tersebut memiliki riwayat perjanan dari Jakarta bersama pasien 05 yang telah dinyatakan positif lebih dulu.
Kemudian petugas kesehatan kembali melakukan tracing terhadap orang yang pernah kontak erat dengan pasien 06. Dari pelacakan tersebut kembali didapat tiga orang reaktif rapid test. Petugas RSUD Tubaba kembali mengambil sempel swab ketiga pasien reaktif.
Lagi-lagi, tiga pasien berinisial DS (42) yang merupakan pengemudi travel, WA (19) sebagai penumpang travel dan TW (26) terkonfirmasi positif Covid 19 berdasarkan hasil uji swab. Mereka juga memiliki riwayat kontak dengan pasien 06 saat menumpangi travel yang dikemudikan DS.
Dari itu, Majril mengajak semua pihak memperketat pengawasan dan penelusuran klaster potensi penyebaran virus corona untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di kabupaten berjuluk Ragem Sai Mangi Wawai itu.
Sedangkan terkait penambahan tiga kasus baru, pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan tracing dan sekrening terhadap keluarga, dan warga dengan riwayat kontak erat dengan pasien positif baru yang dirawat diruang isolasi 06, 07, 08 dan 09 RSUD Tubaba.
“Kita akan monitor secara ketat potensi penyebaran di beberapa klaster. Kemungkinan ada klaster rembesan lagi, ini perlu dimonitor. Empat kasus baru ini merupakan warga Kecamatan Lambu Kibang dan Way Kenanga Tubaba. Kondisi sehat,” tandas Majril. (W9-jon)











