
Kalimantan Timur, Warta9.com – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dan pengurus BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan BAZNAS RI.
Rakornas yang berlangsung di Balikpapan Kalimantan Timur, Rabu 25 – 27 September 2024. Acara pembukaan dilakukan di Istana Presiden, Ibukota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.
Delegasi Peserta Baznas Provinsi Lampung yang hadir dalam acara tersebut adalah Ketua BAZNAS Lampung KH. Komarunizar, S.Ag. M.Pd.I, Wakil Ketua I Indriani Dewi, Wakil Ketua II Iskandar Zulkarnain, Wakil Ketua III Asep Abdul Basith dan Wakil Ketua IV Lukmanul Hakim, serta para Pimpinan Baznas Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
Presiden RI Joko Widodo membuka langsung Rakornas di Istana Negara IKN. Dalam kesempatan ini, Jokowi menekankan akan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, tranparan dan akuntabel dengan menagemen digitalisasi pelayanan sehingga memudahkan masyarakat untuk berzakat, infaq dan sedekah.
Sedangkan Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad dalam sambutannya mengatakan, Rakornas kali ini momen penting bagi Baznas. Tapi sekaligus juga tonggak sejarah yang memukakan komitmen Baznas untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional dalam mensejahterakan seluruh Rakyat Indonesia.
Di lain kesempatan, Ketua Baznas Provinsi Lampung, KH. Komarunizar, S.Ag. M.Pd.I mengatakan, akan pentingnya Rakornas sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan atau koneksitas program pusat dengan daerah. Rakornas memiliki goals menyusun ulang berbagai program nasional, dan nantinya akan diterjemahkan menjadi program daerah di tingkat provinsi serta Kabupaten/Kota di Propinsi Lampung.
Selain itu, Komarunizar menekankan, setiap pimpinan Baznas di daerah harus memahami potensi daerah masing-masing, seperti potensi zakatnya seberapa besar, apa targetnya. Yang tidak kalah pentingnya, melakukan SMART Goals seperti mengidentifikasikan, kelebihan, kekurangan, tantangan dalam melaksanakan program-program Baznas kedepannya. Sehingga implementasi program pengentasan kemiskinan dalam membantu para mustahik zakat dapat tepat sasaran, efektif dan efisien.
Kemudian yang tak kalah pentingnya, sinergisitas dengan seluruh komponen terutama Kepala Daerah (Gubernur, Walikota dan Bupati) penentu kebijakan harus lebih dimasifkan lagi di samping juga seluruh stakeholder. Menurut Komarunizar, Baznas adalah mitra pemerintah yang selalu siap mendukung dan melaksanakan program-program pemerintah untuk mensejahterakan rakyat menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Nizar juga menyampaikan inisiatif new program yang telah dilakukan dan akan dilaksanakan Baznas Provinsi Lampung, sekalipun saat ini pengumpulan zakat, infaq dan sedekah masih diprioritaskan pada Zakat profesi ASN Provinsi Lampung. Ada beberapa program unggulan menyentuh dan berdampak pada pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat yang diImplementasikan oleh Baznas Provinsi Lampung, antara lain :
1. Program Desa Baznas di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, yang saat ini baru dua kabupaten yang telah lounching dan sedang berjalan yaitu di Desa Madukoro Baru Kabupaten Lampung Utara dan di Kampung Menggala Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang. Program konkretnya pemberdayaan masyarakat dengan budi daya ternak Kambing, yang outcome dari program ini adalah pengentasan kemiskinan, peningkatan taraf hidup kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui usaha budidaya ternak, terbentuknya lapangan usaha baru di bidang budidaya ternak yang berkelanjutan, terbentuknya klaster peternakan baru dan peningkatan populasi ternak di propinsi Lampung’
2. Inisiasi peningkatan kesehatan masyarakat melalui program didirikannya Rumah Sehat Baznas di Kabupaten Lampung Tengah dan di Kabupaten Pesawaran.
3. Peningkatan profesional, transparansi dan akuntability pelayanan Zakat Infaq dan Sedekah, melalui traning jurnalistik digital Zakat se-Sumbagsel dan Sumbar, yang dilaksanakan pertama kali di Indonesia. Program ini di apresiasi oleh seluruh komponen masyarakat terutama Baznas RI dan Para Pimpinan Baznas se-Indonesia.
“Hasil Rakornas BAZNAS 2024 ini akan diimplementasikan melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS propinsi Lampung yang rencananya insya Allah akan dilaksanakan bulan November,” ungkap Nizar.
Ungkapan akhir dari Rakornas ini, Kyai Nizar Ketua Baznas Provinsi Lampung, mengapresiasi kerja cepat, luarbiasa dengan waktu yang injury time, dalam mempersiapkan Rakornas Baznas RI di Kalimantan Timur ini, kepada BAZNAS RI dan Panitia terkhusus sekali kepada Ketua Umum BAZNAS RI Romo Kyai Prof. Dr. Noor Achmad, MA serta seluruh Pimpinan Baznas RI, dan terutama juga kepada Korwil Baznas Provinsi Lampung, Romo Kyai Prof. Dr. Nadratuzzaman Hosen. Juga terima kasih kepada seluruh Pimpinan Baznas Propinsi Lampung dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung atas keaktifannya mengikuti Rakornas kali ini. (W9-jm)










