Kunjungi Rumah Adat dan Makam Radin Inten II, Bupati Egi Tegaskan Komitmen Wisata Berbasis Budaya

Penengahan, Warta9.comBupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), melakukan kunjungan budaya ke Rumah Adat Keratuan Darah Putih di Desa Kuripan, Kecamatan Penengahan, Jumat (16/5/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis pembangunan pariwisata berbasis alam dan kearifan lokal.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Egi didampingi oleh Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Pj Sekda Intji Indriati, sejumlah pejabat Pemkab, serta tokoh adat setempat. Rombongan juga menyempatkan diri untuk berziarah ke Makam Pahlawan Nasional Radin Inten II di Desa Gedung Harta, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan lokal.

banner 728x90*

Bupati Egi menegaskan, rangkaian kunjungan ini menjadi kelanjutan dari komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan kawasan wisata alami Way Tebing Ceppa (WTC) di Desa Taman Baru, yang akan dibangun sebagai bagian dari ekosistem pariwisata terpadu.

“Saya hadir ke Rumah Adat dan Makam Radin Inten II ini sebagai bagian dari langkah membangun ekosistem wisata Lampung Selatan yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tapi juga kekuatan budaya dan sejarah,” ujar Bupati Egi.

Menurutnya, keberadaan Rumah Adat Keratuan Darah Putih memiliki nilai simbolik penting dalam pelestarian budaya Lampung, sementara Makam Radin Inten II adalah pengingat atas nilai-nilai perjuangan yang patut diwarisi generasi muda.

“Budaya dan sejarah adalah fondasi. Kita membangun ke depan, tapi tidak boleh lupa dengan warisan leluhur. Inilah roh dari pariwisata berbasis karakter dan nilai lokal,” tegasnya.

Bupati Egi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat dan pelaku wisata, untuk berperan aktif dalam membangun sinergi guna mewujudkan Lampung Selatan sebagai destinasi wisata yang unggul secara alamiah dan berkarakter secara budaya.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mengangkat potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi baru yang tetap berakar pada identitas dan nilai-nilai kearifan masyarakat Lampung Selatan. (*)

Posting Terkait

Baca juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses