DPRD Tubaba Terima Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 dari Pemkab

Penyerahan dokumen Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025. dok istimewa

Tulang Bawang Barat, Warta9.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menerima secara resmi Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 dari Pemerintah Kabupaten Tubaba.

Penyerahan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (23/6/2025), yang digelar di Ruang Paripurna, dan dilakukan langsung oleh Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., kepada Ketua DPRD Tubaba, Busroni, S.H.

Bupati Novriwan Jaya menjelaskan bahwa dokumen perubahan KUA-PPAS ini menjadi pedoman awal penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2025, yang mengacu pada Permendagri Nomor 15 Tahun 2024.

Dalam dokumen ini terdapat sejumlah penyesuaian yang mencerminkan kondisi aktual pendapatan dan kebutuhan belanja daerah. Pendapatan daerah, misalnya, mengalami sedikit penurunan dari semula Rp 972,65 miliar menjadi Rp 926,99 miliar, meskipun Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru naik dari Rp 68,59 miliar menjadi Rp 73,91 miliar. Sementara itu, pendapatan transfer menurun dari Rp 904,05 miliar menjadi Rp 853,07 miliar.

Di sisi belanja, dokumen perubahan juga menyesuaikan alokasi anggaran. Belanja daerah turun dari Rp 968,46 miliar menjadi Rp 940,41 miliar. Penurunan ini terutama terjadi pada belanja operasi dan modal, dari Rp 810,20 miliar menjadi Rp 772,37 miliar, serta belanja tidak terduga yang menurun dari Rp 1 miliar menjadi Rp 200 juta.

Namun, belanja transfer justru mengalami kenaikan, dari Rp 157,25 miliar menjadi Rp 167,83 miliar, menyesuaikan kebutuhan alokasi dana ke berbagai pihak penerima.

Sementara itu, pada pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan naik signifikan dari Rp 9,80 miliar menjadi Rp 25,91 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan disesuaikan turun dari Rp 14 miliar menjadi Rp 12,5 miliar. Penyesuaian ini dirancang untuk menjaga keseimbangan anggaran sekaligus memastikan ketersediaan dana bagi kebutuhan mendesak dan prioritas pembangunan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menekankan pentingnya sinergi antara Pemda dan DPRD dalam menyikapi perubahan anggaran ini. “Pengelolaan APBD harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Saya berharap kita semua dapat bersinergi untuk menghadapi isu strategis dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” ujarnya.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri juga oleh anggota Forkopimda, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator dan pengawas Pemkab Tubaba, serta seluruh Camat se-Tubaba. (W9-Nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses