Oleh : Joni Efendi
KURSI Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, mulai memantik perhatian menjelang akan berakhirnya masa pengabdian Perana Putera sebagai ASN. Posisi strategis ini menjadi rebutan sejumlah nama besar di lingkungan birokrasi. Namun, di tengah riuhnya kompetisi, muncul sosok yang mulai mencuri perhatian yakni Iwan Mursalin.
Meski belum sepopuler kandidat lain yang mulai menghiasi pemberitaan, pria sapaan Iwan ini perlahan tapi pasti menapaki jalur kandidat potensial. Reputasi birokrasi yang solid dan rekam jejak panjang di berbagai level pemerintahan membuatnya patut diperhitungkan.
Saat ini, Iwan Mursalin menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Tulangbawang Barat. Ia dikenal sebagai figur yang tenang, sistematis, dan memiliki kemampuan komunikasi lintas lembaga yang mumpuni. Perannya tidak sekadar administratif, tetapi juga strategis dalam menjaga harmoni antara eksekutif dan legislatif.
Menarik, Iwan bukan tipe pejabat yang gemar tampil di depan kamera. Ia lebih memilih bekerja dalam diam, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab tanpa memburu publisitas. Filosofinya sederhana: “Sebagai abdi negara, harus selalu siap ditempatkan di posisi manapun”.
Sikap rendah hati itu justru menjadi kekuatannya. Ia bukan pengejar jabatan, melainkan pelayan masyarakat yang siap ditugaskan di mana pun. Dalam konteks reformasi birokrasi yang membutuhkan sosok berintegritas, berpengalaman, dan adaptif, Iwan Mursalin muncul sebagai alternatif yang menjanjikan.
Iwan memperoleh simpati dari sejumlah pegawai. Pria yang dikenal ramah itu menyandang kepiawaian sebagai pemimpin andal. Berbagai karakter juga dimiliki sosok pria yang dikenal tegas ini. Sikapnya yang adil dan bijak dalam memimpin menjadi alasan kuat, Iwan mampu menduduki jabatan panglima ASN tersebut.
Saat Tubaba bersiap memilih Sekda baru, Iwan hadir bukan sebagai favorit utama, melainkan kuda hitam yang bisa mengejutkan. Figur yang menggabungkan ketenangan teknokrat, pengalaman lapangan, dan kecerdasan administrasi ini layak diberi ruang lebih besar dalam peta birokrasi Kabupaten Tulang Bawang Barat ke depan.


*







