KONI Lampung Tengah Konsultasi dengan KONI Lampung

Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung, Morgono Tarmudji, menerima rombongan pengurus KONI Lamteng. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Setelah Ketua Umum KONI Lampung Tengah periode 2024–2028 resmi mengundurkan diri, pengurus segera mengambil langkah cepat dengan berkonsultasi ke KONI Provinsi Lampung. Langkah tersebut diambil guna memastikan roda organisasi tetap berjalan sesuai aturan.

Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung, Morgono Tarmudji, menjelaskan, mekanisme pengganti ketua diatur dalam AD/ART.

“Apabila Ketua Umum berhalangan, maka harus dilakukan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub). Tapi sebelumnya, pengurus wajib menggelar rapat pleno untuk menunjuk Plt Ketua,” ujar Margono, saat menerima konsultasi pengurus KONI Lamteng, 5 Agustus 2025.

Ia menegaskan, roda organisasi tetap bisa berjalan meski terjadi kekosongan jabatan, karena sekretaris umum dan pengurus lainnya masih aktif.

“Yang penting, rapat pleno dilaksanakan terlebih dahulu, lalu hasilnya diajukan ke KONI provinsi untuk ditetapkan melalui SK,” ucap Margono.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah cepat pengurus KONI Lampung Tengah yang langsung berkonsultasi begitu terjadi kekosongan. “Itu menunjukkan keseriusan dan komitmen mereka dalam menjaga jalannya organisasi agar tetap sesuai jalur,” katanya.

Sementara itu, Sekum KONI Lampung Tengah, Yos Devera menyampaikan, kunjungan mereka ke KONI Provinsi bertujuan untuk mencari arahan terkait kekosongan pengurus.

“Selain Ketua Umum, ada juga beberapa pengurus lain yang mundur. Kami ingin semua proses berjalan sesuai aturan,” ujar Yos Devera.

Ia menambahkan, meski terjadi kekosongan, aktivitas organisasi tetap berjalan. “Cabor-cabor tetap aktif dan kami tetap hadir di kegiatan tingkat provinsi. Target kami, Musorkablub bisa digelar Agustus ini untuk memilih Ketua Umum definitif,” ucap Yos Devera. (W9-jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses