Heti Friskatati, Lakukan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di Kelurahan Bukit Kemiling Permai

Heti Friskatati, anggota DPRD Bandarlampung melakukan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Anggota DPRD Kota Bandarlampung Heti Friskatati, SH, mengadakan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Kelurahan Bukit Kemiling Permai Kecamatan Kemiling, Senin (24/11/2025).

Heti Friskatati, anggota Fraksi Partai Golkar mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Bukit Kemiling Permai yang sudah menghadiri kegiatan pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan pembinaan Ideologi Pancasila ini kata Heti, bukan bermaksud menggurui, tapi mengingatkan kembali pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila.

banner 728x90*

Dalam kegiatan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila, Heti menghadirkan dua nara sumber yaitu, H. Benny HN Mansyur, SH, Ketua DPW Persadin Provinsi Lampung dan Ali Wardana, S.IP, Pemerhati masalah Sosial Kemasyarakatan Kota Bandarlampung.

Pembicara pertama Ali Wardana menyoroti masalah anak didik dan moral generasi muda. Belum lama ini, mencuat di media masa dan media sosial ada murid yang melaporkan gurunya ke polisi, gara-gara menegur anak metokok di sekolah.

Sebagai orang tua, lanjut Ali, mustinya jangan buru-buru mengambil tindakan. Apabila anaknya di sekolah ada masalah sebaiknya dilakukan tabayun dulu, dicek dulu kebenarannya jangan buru-buru mengambil tindakan. Karena ia percaya bahwa orang tua tidak sanggup mendidik anaknya dari jam 7.00 WIB sampai jam 16.00 WIB. Karena itu, lanjut Ali, begitu beratnya tugas guru di sekolah, bila di sekolah anaknya ada masalah sebaiknya dicek dulu kebenarannya.

Ali Wardana juga menyinggung soal media sosial. Keberadaan media sosial jangan sampai menimbulkan masalah hukum bagi kita. Karena kecerobohan dalam menelan informasi. Karena itu, jangan mudah terprovokasi media sosial. “Jadikanlah medsos sebagai peluang untuk mencari informasi yang positif dan peluang mencari uang. Jangan sampai, medsos menjadi petaka bagi kita,” ujar Ali Wardana.

Sedangkan pembicara kedua Benny HN Mansyur mengupas masalah nilai-nilai sila dalam Pancasila. Peserta IPWK juga diberi pemahaman tentang arti dan makna yang ada di lambang Pancasila.

Jumlah bulu yang ada pada Garuda Pancasila terkait dengan kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia, di antaranya:

Bulu pada sayap kanan dan kiri, masing-masing berjumlah 17 helai (menunjukkan tanggal 17).
Bulu ekor berjumlah delapan helai (menunjukkan bulan 8 atau Agustus).
Di bawah kalung perisai yang menghubungkan dengan ekor terdapat bulu berjumlah 19 dan bulu pada leher berjumlah 45 (menunjukkan angka tahun 1945).

Benny juga mengupas nilai-nilai sila dalam Pancasila. Ia mengupas nilai Pancasila mulai dari keluarga sampai kehidupan bermasyarakat.Yang terpenting dalam pengamalan nilai-nilai Pancadilan dalam lingkungan keluarga. (W9-jm)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses