Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila, Akbar: Silaturrahmi Menambah Rejeki

Anggota DPRD Bandarlampung M. Ariesman Akbar melakukan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Campang Raya. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung M. Ariesman Akbar, SH, melakukan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK), di Kelurahan Capang Raya Kecamatan Sukabumi, Senin (24/11/2025).

Di depan peserta IPWK, Ariesman Akbar mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Campang Raya yang telah hadir mengikuti kegiatan pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

banner 728x90*

Anggota Fraksi Golkar yang masih lajang ini, tidak canggung dalam berkomunikasi dengan warga. Akbar pun menyampaikan kepada warga untuk menyampaikan bila ada persoalan di masyarakat. “Bapak-bapak, ibu-ibu kalau ada yang perlu ditanyakan silahkan disampaikan. Jangan ragu-ragu, silahkan tanya,” ujar Akbar.

Akbar menyampaikan, dirinya sangat senang melakukan silaturrahmi dengan warga. Karena silaturrahmi mendatangkan rejeki dan memperpanjang umur. Anggota Fraksi Golkar ini berkomitmen untuk tidak pungli (rampung lali). Karena itu, ia mengaku senang bila bisa silaturrahmi dengan masyarakat.

Menurut Akbar, pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, bukan menggurui, tapi mengingatkan kembali pentinya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Akbar juga menaruh hormat kepada tokoh agama Campang Raya KH. Arrnin Ma’ruf dan masyarakat. “Kalau bapak-bapak, ibu-ibu belum ada yang nanya, kalau ada persoalan kita bisa dialog sesudah acara,” ujar anggota Dewan muda ini.

Dalam kegiatan IPWK ini warga menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota Fraksi Golkar M Ariesman Akbar yang telah memperjuangkan perbaikan jalan, sehingga ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

Dalam kegiatan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila, Ariesman Akbar menghadirkan dua nara sumber yaitu, H. Benny HN Mansyur, SH, Ketua DPW Persadin Provinsi Lampung dan Ali Wardana, S.IP, Pemerhati masalah Sosial Kemasyarakatan Kota Bandarlampung.

Pembicara pertama Ali Wardana menyoroti masalah anak didik dan pentingnya pendidikan moral bagi generasi muda. Belum lama ini, mencuat di media masa dan media sosial ada murid yang melaporkan gurunya ke polisi, gara-gara menegur anak metokok di sekolah.

Sebagai orang tua, lanjut Ali, mustinya jangan buru-buru mengambil tindakan. Apabila anaknya di sekolah ada masalah sebaiknya dilakukan tabayun dulu, dicek dulu kebenarannya jangan buru-buru mengambil tindakan. Karena ia percaya bahwa orang tua tidak sanggup mendidik anaknya dari jam 7.00 WIB sampai jam 16.00 WIB. Karena itu, lanjut Ali, begitu beratnya tugas guru di sekolah, bila di sekolah anaknya ada masalah sebaiknya dicek dulu kebenarannya.

Ali Wardana juga menyinggung soal media sosial. Keberadaan media sosial jangan sampai menimbulkan masalah hukum bagi kita. Jangan mudah terprovokasi, karena kecerobohan dalam menelan informasi bisa berdampak hukum.

Karena itu, jangan mudah terprovokasi media sosial. “Jadikanlah medsos sebagai peluang untuk mencari informasi yang positif dan peluang mencari uang. Jangan sampai, medsos menjadi petaka bagi kita,” ujar Ali Wardana.

Sedangkan pembicara kedua Benny HN Mansyur mengupas masalah nilai-nilai sila dalam Pancasila. Peserta IPWK juga diberi pemahaman tentang arti dan makna yang ada di lambang Burung Garuda.

Jumlah bulu yang ada pada Garuda Pancasila terkait dengan kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia, di antaranya:

Bulu pada sayap kanan dan kiri, masing-masing berjumlah 17 helai (menunjukkan tanggal 17).
Bulu ekor berjumlah delapan helai (menunjukkan bulan 8 atau Agustus).
Di bawah kalung perisai yang menghubungkan dengan ekor terdapat bulu berjumlah 19 dan bulu pada leher berjumlah 45 (menunjukkan angka tahun 1945).

Benny juga mengupas nilai-nilai sila dalam Pancasila. Ia mengupas nilai Pancasila mulai dari sila pertama sampai sila kelima. Yang terpenting dalam pengamalan nilai-nilai Pancasilan dimulai dalam lingkungan keluarga. (W9-jm)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses