Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila, Heti Friskatati Dialog dengan Masyarakat

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung Heti Friskatati melaksanakan pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Langkapura Lama Kecamatan Langkapura. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung Heti Friskatati, SH, melaksanakan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Kelurahan Langkapura Lama Kecamatan Langkapura, Selasa (11/11/2025).

Heti Friskatati merasa senang bisa bersilaturrahmi dengan masyarakat Langkapura Lama. Kehadiran dia dalam pertemuan kali tugas sebagai anggota DPRD memberi pendidikan ideologi Pancasilan dan Wawasan Kebangsaan. “Bukan menggurui, tapi dengan kegiatan ini kita sama-sama mengingatkan kembali tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila,” ujar Heti Friskatati anggota Fraksi Golkar DPRD Bandarlampung dua periode ini.

banner 728x90*

Karena itu, Heti mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat yang sudah hadir dalam kegiatan ini.

Sebelum memulai kegiatan, Heti Friskatati terlebih dahulu melakukan dialog dengan warga. Srikandi Golkar ini, tidak segan-segan mendengar apa yang menjadi keluhan warga terkait pelayanan Pemerintah Kota Bandarlampung. Heti juga mendengar apa yang menjadi harapan dan usulan pembangunan infrastruktur lingkungan yang perlu disampaikan masyarakat.

Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi masalah Kesra, Heti pun menyampaikan bila ada kendala terkait masalah pendidikan, kesehatan dan sosial kemasyarakatan bisa disampaikan kepada dirinya langsung atau kepada tim yang di kelurahan Langkapura Baru.

Di depan masyarakat Heti mengatakan bahwa ia akan selalu hadir di tengah masyarakat. Srikandi Golkar ini juga memohon doa ia bisa menjaga amanah masyarakat apalagi warga terutama warga Langkapura Lama.

Dalam sosialisasi IPWK di Kelurahan Langkapura Lama, Heti Friskatati menghadirkan dua nara sumber yaitu, H. Benny HN Mansyur, SH (Ketua DPW Persadin Provinsi Lampung) dan Ali Wardana, S.IP (Pemerhati Sosial Kemasyarakatan Kota Bandarlampung).

Ali Wardana menyampaikan terkait pentinya orang tua memperhatikan anak. Terutama masalah moral atau karakter anak. Sekarang ini para guru dihadapkan persoalan untuk mendidik siswa di sekolah. Karena guru kesulitan memberi sanksi kepada anak didik. Seperti kasus yang sedang viral seorang kepala sekolah melarang siswa merokok malah kepala sekolah yang diberhentikan. Karena itu, sebagai orang tua, bila ada masalah menyangkut anak di sekolah sebaiknya ditabayun dulu jangan buru-buru mengambil kesimpulan.

Sementara itu, H. Bany HN Mansyur menjelaskan nilai-nilai Pancasila dan makna yang ada di lambang Garuda.

Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila:
Ketuhanan yang Maha Esa, menjunjung tinggi keyakinan spiritual tanpa membatasi kebebasan beragama.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menghormati hak asasi manusia dan memperlakukan setiap individu dengan keadilan. Sebagai orang tua, harus adil terhadap anaknya. Adil buka berarti sama.

Persatuan Indonesia, walaupun berbeda agama, suku, keluarga tetap rukun.

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, semua agenda politik sudah berlangsung, Pilpres, Pilgub dan pemilu DPRD sudah selesai.

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pemerintah berusaha untuk berbuat adil untuk rakyatnya. Tapi adil sesuai dengan kemampuan. (W9-jm)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses