5.792 PPPK Paruh Waktu Lamsel Tanam Pohon Serentak, Kampanye “Pohon Asuh” Wujudkan Lamsel Helau

Kalianda, warta9.com — Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 24 Tahun 2025 tentang Kewajiban Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup, sebanyak 5.792 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Lampung Selatan serentak melakukan aksi penanaman pohon melalui kampanye bertajuk “Pohon Asuh”, Senin (29/12/2025).

Gerakan hijau yang digagas dari lingkungan birokrasi ini menjadi simbol komitmen aparatur pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Bumi Khagom Mufakat.

Aksi penanaman pohon dilakukan usai para PPPK Paruh Waktu menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Selatan tentang pengangkatan mereka. Setiap pegawai diwajibkan menanam dan merawat minimal satu pohon di lingkungan kerja masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab personal terhadap lingkungan. Setiap pohon juga dilengkapi barcode sebagai identitas penanggung jawabnya.

Kampanye “Pohon Asuh” diawali dari jajaran Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Selanjutnya, gerakan ini diikuti secara serentak oleh seluruh perangkat daerah hingga kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

Selain menjadi implementasi langsung Surat Edaran Bupati, aksi ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat kesadaran dan kepedulian lingkungan di kalangan aparatur pemerintah.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa kampanye “Pohon Asuh” bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat program daerah “Lamsel Helau” yang berorientasi pada keindahan wilayah dan pengembangan sektor pariwisata.

“Ini adalah bentuk komitmen, ungkapan rasa syukur, dan kepedulian kita terhadap alam. Pohon-pohon ini harus dirawat dengan baik. Nanti akan saya cek satu-satu,” ujar Bupati Egi saat menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu di Lapangan Radin Inten, Kalianda, Rabu (24/12/2025) lalu.

Menurutnya, keberhasilan program “Lamsel Helau” harus dimulai dari aparatur pemerintah sebagai teladan bagi masyarakat luas.

“Kita ingin daerah kita indah, pariwisata kita maju, tata kota kita rapi. Tapi ingat, Helau itu tidak datang dari langit,” tegasnya.

Mengacu pada makna kata Helau yang berarti cantik, Bupati Egi berharap para PPPK Paruh Waktu tidak hanya menunjukkan profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga memiliki integritas serta kepedulian lingkungan yang lahir dari hati.

“Ini adalah buah kerja bersama—kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas—dalam menghadirkan inovasi agar Kabupaten Lampung Selatan ke depan bisa maju bersama,” pungkasnya.

Kampanye “Pohon Asuh” diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya berdampak pada lingkungan kerja pemerintahan, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat untuk menjaga kelestarian alam, dimulai dari lingkungan terdekat.

Posting Terkait

Baca juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses