Ketua DPRD Lampung Hadiri HLM TPID Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Bandar Lampung, warta9.com — Ketua DPRD Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dalam rangka persiapan menghadapi Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Selasa (10/2/2026).

Rapat strategis itu dipimpin langsung Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran Ketua DPRD menjadi wujud dukungan legislatif terhadap langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi lonjakan harga dan memastikan kelancaran distribusi bahan pokok. Sejumlah paparan disampaikan dalam forum tersebut, mulai dari kondisi ketersediaan dan harga pangan strategis, evaluasi serta proyeksi inflasi terkini, hingga kesiapan sarana transportasi darat, laut, dan udara.

Selain itu, dibahas pula kesiapan pasokan bahan bakar minyak dan elpiji, serta langkah antisipatif menjaga distribusi tetap lancar. Perum Bulog turut memaparkan strategi pengamanan stok guna menjamin keterjangkauan harga bagi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

HLM TPID ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, unsur TNI–Polri, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta para bupati dan wali kota se-Lampung atau yang mewakili.

Melalui pertemuan tingkat tinggi tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi daerah, demi menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi, dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses