Gubernur Lampung Mantu, Presiden Jokowi dan Menko Airlangga Jadi Saksi Pernikahan Isfansa-Mareta

Isfansa Mahani- Mareta Putri Yanti

Bandarlampung, Warta9.com – Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi akan mantu. Putranya Isfansa Mahani, ST, juga anggota DPRD Bandarlampung ini akan mempersunting gadis pilihannya Mareta Putri Yanti, ST, asal Palembang Sumatera Selatan.

Isfansa dan Mareta, akan melangsungkan pernikahan pada Sabtu 3 September 2022, di Mahan Agung (Rumah Dinas Gubernur). Isfansa Mahani anak kedua Gubernur Lampung Arinal Djunaidi – Riana Sari. Sedangkan Mareta Putri Yanti, putri H. Ridwan Mansyur dan Ibu Hj. Maryantie.

Sejak awal pekan, kesibukan di rumah dinas Gubernur Lampung di Jl. Dr. Susilo Telukbetung sudah terlihat. Apalagi dalam pernikahan Isfansa-Mareta, Presiden RI Joko Widodo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto akan menjadi saksi pernikahan.

Usai melangsungkan pernikahan pada 3 September, calon istri ifansyah mahani, Mareta Putri Yanti akan langsung dapat adok atau gelar. Gelar adok sendiri merupakan gelar adat dalam masyarakat Lampung. Di mana nantinya Tata, sapaan akrab Mareta Putri Yanti akan mendapatkan gelar kehormatan khusus.

Riana Sari Arinal Ibu dari Irfansa Mahani mengatakan, beberapa rangkaian acara pada 3 September mulai dari pagi hari akan berlangsung pernikahan yang akan dihadiri oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. Jokowi dijadwalkan akan menjadi saksi nikah bersama dengan Menko Perekonomian Airlangga Harto. Setelah menyelesaikan akad nikah acara akan dilanjutkan dengan proses sungkeman. “Setelah akad nikah dan setelah Pak Jokowi meninggalkan lokasi kami akan menggelar sungkeman dan memberikan gelar adok,” ujar Riana Sari.

Riana Sari mengatakan, pemberian gelar adok dilakukan karena sejak 2017 keluarga gubernur Lampung Ariel Junaedi sudah mengadakan pegawai besar yakni Begawai Adat Mancor Zaman. Riana belum membocorkan gelar adok yang akan diberikan kepada calon mantunya.

Ternyata orang tua Mareta yang juga nantinya akan menjadi besan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga merupakan orang Way Kanan. Bahkan Riana mengatakan hanya beda kampung dengan kampung Gubernur Lampung. Tapi sudah menetap di Palembang Sumatera Selatan. Dengan begitu Riana mengaku tidak kesulitan untuk mengenalkan ketata adat istiadat Lampung.

“Iya alhamdulillah saya tidak terlalu sulit memperkenalkan ketata cara-cara orang Lampung apalagi Selasa ini anak laki-laki satu-satunya menikah bukan hanya pasangan tapi juga keluarga besar dan tata cara yang berlaku adat istiadatnya,” ujar Riana Sari.

Riana Sari juga mengatakan selama ini mengenal Tata sebagai anak yang baik pendiam. Ia pernah bekerja, tapi sekarang Tata memilih berhenti dan membantu usaha keluarga nantinya.

Isfansa-Tata Satu Fakultas di UGM
Kisah cinta Isfansa dan Tata dimulai dari kampus. Menurut Ibu Riana Sari, Isfansa dan Tata satu Fakultas di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Sekitar tahun 2018, saat hendak wisuda, Isfansa ingin memperkenal Tata ke Bapak dan Ibunya (Arinal Djunaidi-Riana Sari Arinal). Sebagai Ibu, Riana Sari sempat kaget karena sebelumnya putranya Isfansa tidak pernah ada omongan, karena Isfansa sosok pendiam.

Saat wisuda dalam sesi foto, Isfansa memperkenalkan Tata ke Bapak dan Ibunya. Dalam pertemuan di meja makan itulah, Tata dipernalkan oleh Isfansa kepada kedua orang tuanya.

Karena pada tahun 2018 sedang sosialisasi Pilgub, Arinal Djunaidi dan Riana Sari tidak bisa lama stay di Yogyakarta dan kembali ke Lampung. Cinta Isfansa kepada Tata makin bersemi dan hubungan keduanya semakin serius.

Pada tahun 2020, Isfansa menyampaikan keseriusannya kepada bapaknya Arinal Djunaidi. Tapi oleh Arinal, putranya disuruh sabar dulu. Isfansa ingin melaksanakan niatnya untuk menikahi Tata pada 2021. Tapi karena masih pandemi, maka niat Isfansa ditunda. Hari Sabtu, 3 September 2022, sejarah bagi Isfansa-Mareta untuk memulai membangun mahligai rumah tangga. (W9-jam)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses