
Bandarlampung, Warta9.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung menyalurkan bantuan untuk korban musibah bencana alam Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Bantuan Baznas Lampung untuk tiga provinsi diserahkan oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal kepada Pimpinan Baznas RI Prof Muhammad Nadratuzzaman Hosen, dalam acara Rakorda Baznas dan Launching Gerakan Sadar Zakat, di Hotel Emersia Bandarlampung, Kamis (4/12/2025).
Ketua Baznas Provinsi Lampung H. Iskandar Zulkarnain menjelaskan, bantuan Baznas Lampung untuk tiga provinsi sebesar Rp150 juta. Bantuan ini disalurkan melalui Baznas RI.
Iskandar menjelaskan, bantuan yang disalurkan Baznas Lampung untuk musibah tiga provinsi tersebut merupakan hasil penghimpunan zakat dari ASN di lingkungan Pemprov Lampung. “Baznas Provinsi Lampung sangat prihatin dengan musibah yang terjadi di tiga provinsi tersebut. Karena itu, Baznas Lampung menyalurkan bantuan melalui Baznas RI. Dana bantuan tersebut merupakan hasil pengumpulan zakat dari para ASN di lingkungan Pemprov Lampung,” ujar Iskandar di sela-sela acara Rakorda Baznas.
Serahkan Program
Pada kesempatan tersebut, Baznas RI menyerahkan sejumlah program bantuan kepada Baznas Lampung, meliputi Lumbung Pangan, Balai Ternak, Z-Auto, Rumah Layak Huni, Program UMKM, Microfinance Masjid, UPZ Desa 100%. Selain itu juga dukungan percepatan penurunan stunting.
Dalam Rakorda Baznas juga dilakukan penandatanganan prasasti Rumah Sehat Baznas di Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Tengah sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan berbasis dana zakat.
Pada kegiatan Rakorda ini, Baznas Lampung juga memberikan penghargaan kepada kepala daerah pendukung gerakan zakat, antara lain, Kota Bandarlampung, Kota Metro, Tulangbawang Barat, Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Pesawaran.
Ketua Baznas Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain menyampaikan bahwa bantuan dari Baznas RI menjadi dorongan agar BAZNAS Lampung semakin agresif menggerakkan potensi zakat. Ia menekankan pentingnya penyusunan program yang tepat guna dan tepat sasaran untuk menghadirkan manfaat lebih besar bagi mustahik.
“Bantuan ini adalah bentuk perhatian Baznas RI, dan kami berharap menjadi stimulus agar kepala daerah semakin aktif menggerakkan zakat di daerahnya,” kata Iskandar.
Iskandar juga menegaskan bahwa Baznas Lampung terus meningkatkan kredibilitas melalui proses audit dan pengawasan ketat, sehingga masyarakat dapat menyalurkan zakatnya tanpa keraguan.
“Baznas Provinsi Lampung punya audit internal. Sekarang sudah digitalisasi dana yang telah terkumpul di Baznas Lampung sebesar Rp3,5 miliar. Bisa dilihat langsung. Jangan ragu-ragu menyalurkan zakat ke Baznas. Pak Kapolda dan Kajati bisa mengecek dana yang masuk Baznas,” ujar Iskandar.
“Kami terus memperkuat branding agar Baznas menjadi lembaga amil zakat yang amanah, profesional, dan bermanfaat. Kami pastikan zakat dikumpulkan, didistribusikan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi umat,” tambahnya.
Rakorda Baznas Provinsi Lampung Tahun 2025 menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk membangun lembaga zakat yang semakin terpercaya, meluas manfaatnya, dan selaras dengan agenda pembangunan daerah. Melalui sinergi antara Baznas, Pemerintah Provinsi Lampung, dan pemerintah kabupaten/kota, gerakan zakat diharapkan menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan umat. (W9-jm)










