Pelajar di Lampung Sangat Antusias Nonton KRTI di Kota Baru

Jati Agung, Warta9.com – Perhelatan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) yang diselenggarakan Kemenristek Dikti dengan tuan rumah Universitas Teknokrat Indonesia, tidak hanya diramaikan oleh peserta lomba dari berbagai penjuru Indonesia.

Tapi, sejak acara pembukaan KRTI di area Kota Baru Jati Agung Lampung Selatan, Selasa (6/11/2018), ratusan siswa SMA sederajat dari berbagai daerah juga ikut meramaikan.

Apalagi saat empat devisi, Rabu (7/11), lomba semua, makin membuat siswa makin banyak yang menyaksikan atraksi pesawat terbang tanpa awak ini.

Tampak rombongan siswa dari SMA Al Kautsar Bandarlampung, SMK Penerbangan Bandarlampung, SMA Xaverius Bandarlampung, SMA Immanuel, SMA Al Huda Lampung Selatan, SMK 2 Mei dan sekolah lainnya, antusias menonton kontes robot terbang tanpa awak di Kota Baru.

Para siswa dengan didampingi guru ini, datang ke lokasi KRTI Kota Baru dengan mengendarai bus. Mereka tampak menyaksikan atraksi robot terbang tanpa awak dengan senang. Meski cuaca panas, para siswa tampak masih menyaksikan robot pesawat buatan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Siska dan Andre siswa SMA Xaverius misalnya, mengaku senang dengan kontes robot terbang tanpa awak. Mereka yang ikut lomba itu, mahasiswa pintar-pinter bisa membuat pesawat kecil tanpa awak. Sebagai siswa mereka mengaku daoat belajar dari kontes robot terbang buatan mahasiswa Indonesia.

Para siswa juga sangat senang dan mengucapkan terimakasih kepada Universitas Teknokrat sebagai panitia Kontes Robot Terbang yang telah memfasilitasi para siswa sehingga para siswa di Lampung bisa melihat langsung hasil karya teknologi para mahasiswa di Indonesia.

Kegiatan KRTI tahun 2018, dilaksanakan pada 5 – 9 November 2018, di kampus Teknokrat dan area Kota Baru Jati Agung Lampung Selatan.

Tema KRTI 2018 yang diselenggarakan Kemenristek Dikti ini “Menuju kemandirian teknologi wahana terbang tanpa awak”. Peserta yang mengikuti KRTI berjumlah 38 Perguruan Tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Terdiri 84 tim dengan jumlah peserta 252 mahasiswa dan 84 pembimbing. Ada empat devisi perlombaan yaitu, VToL, Fixed Wing, Racing Plane dan Technologi Developmen. (W9-jam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses